Monday, 30 Safar 1444 / 26 September 2022

Final Piala AFF U-16: Kehadiran Orang Tua Modal Timnas U-16 Raih Juara

Jumat 12 Aug 2022 16:01 WIB

Red: Endro Yuwanto

Pelatih timnas Indonesia U-16 Bima Sakti menjawab pertanyaan wartawan usai pertandingan Piala AFF U-16 2022.

Pelatih timnas Indonesia U-16 Bima Sakti menjawab pertanyaan wartawan usai pertandingan Piala AFF U-16 2022.

Foto: ANTARA/Andreas Fitri Atmoko
Para pemain timnas U-16 memang menjadikan orang tua sebagai motivasi.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengumumkan kabar penting usai Indonesia menundukkan Myanmar pada semifinal Piala AFF U-16 2022, Rabu (10/8/2022). Saat itu, timnas U-16 menang lewat adu tendangan penalti dengan skor 5-4 (1-1).

Iriawan, yang sengaja meminta waktu untuk memberikan pernyataan kepada pewarta di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, mengatakan, PSSI akan mendatangkan orang tua dari semua pemain timnas U-16 ke Yogyakarta untuk menyaksikan anak-anaknya berlaga pada final kontra Vietnam.

Baca Juga

Pertandingan puncak itu digelar pada Jumat (12/8/2022) di Stadion Maguwoharjo mulai pukul 20.00 WIB. PSSI pun menyatakan siap menanggung semua biaya transportasi dan akomodasi hingga mereka kembali ke tempat asal.

Kebijakan PSSI tersebut penting karena para pemain timnas U-16 memang menjadikan orang tua sebagai motivasi untuk meraup kemenangan sepanjang turnamen.

Mochamad Iriawan mengetahui benar soal tersebut. Terutama ketika dia mengikuti aktivitas harian timnas U-16 di bawah kendali sang pelatih, Bima Sakti.

Bima beberapa kali mengatakan bahwa bagi para pemain remaja, peran orang tua sangat vital.

Masih berusia 14-16 tahun, idealnya mereka merasakan hangatnya sentuhan orang tua dalam setiap kesempatan. Namun, para pemain timnas U-16 sulit mendapatkannya lantaran mesti menjalani pemusatan latihan, pertandingan, dan turnamen yang jauh dari rumah.

Hal itu yang membuat Bima harus mencari cara untuk memberikan kenyamanan kepada para pemainnya dan secara bersamaan meningkatkan semangat berlatih maupun bertanding skuadnya.

Salah satunya, Bima mengambil banyak peran di tim. Selain sebagai pelatih, dia juga menjadi seorang ayah, kakak, dan rekan bagi pemain.

Lalu, menjelang bertanding, Bima juga membuat sesi khusus yang unik di ruang ganti. Juru taktik timnas Indonesia pada Piala AFF 2018 itu meminta pemainnya untuk berbalik badan, menghadap dinding atau loker, sambil memegang foto kedua orang tua masing-masing. Mereka kemudian berdoa di hadapan foto tersebut.

"Hal seperti itu sudah kami lakukan sejak tahun 2019, saat timnas U-16 masih diperkuat Marselino Ferdinan dan kawan-kawan. Itu ampuh sekali melecut semangat dan motivasi pemain. Saya selalu ingin pemain mengingat jasa orang tua lalu pelatih-pelatih mereka di SSB atau akademi. Itulah orang-orang yang sangat berjasa bagi mereka," ujar Bima, Kamis (11/8/2022).

Oleh sebab itu, Bima sangat mengapresiasi upaya PSSI untuk menghadirkan langsung orang tua pemainnya ke stadion pada final Piala AFF U-16 2022.

sumber : Antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA