Wednesday, 9 Rabiul Awwal 1444 / 05 October 2022

Survei Google: Satu dari Tiga UKM Mulai Berjualan Online

Kamis 11 Aug 2022 21:06 WIB

Rep: Iit Septyaningsih/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Google merilis hasil survei Kantar terhadap 707 pemilik usaha. Sebanyak 44 persen di antaranya merupakan perempuan dan 42 persen lainnya adalah mahasiswa dan pelajar.

Google merilis hasil survei Kantar terhadap 707 pemilik usaha. Sebanyak 44 persen di antaranya merupakan perempuan dan 42 persen lainnya adalah mahasiswa dan pelajar.

Foto: EPA-EFE/JOHN G. MABANGLO
Google menyebut peserta UKM Grow with Google mulai berjualan online usai kursus.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Google merilis hasil survei Kantar terhadap 707 pemilik usaha. Sebanyak 44 persen di antaranya merupakan perempuan dan 42 persen lainnya adalah mahasiswa dan pelajar.

Hasilnya, dengan mengingat kembali dampak terhadap pemilik usaha yang mengikuti pelatihan Grow with Google pada 2021, satu dari tiga UKM mulai berjualan online setelah mengikuti kursus. Lalu satu dari dua UKM berhasil meningkatkan engagement pelanggan setelah menerapkan hasil pembelajaran dari pelatihan Gapura Digital & Women Will. 

Kemudian, satu dari dua UKM yang dimiliki perempuan telah membuat atau memperbarui profil bisnis online mereka. Jumlah ini jauh lebih banyak daripada laki-laki dan aktif membuat konten online untuk mempromosikan bisnis mereka di internet.

Google bersama Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop) baru saja meluncurkan sebuah program guna melatih usaha kecil di sepuluh provinsi di Indonesia. Program itu diperkirakan akan berjalan hingga akhir 2022.

Program tersebut akan memberikan pelatihan yang dilakukan secara offline. Lalu berbagai modul pelatihan yang disusun berdasarkan program Grow with Google atau disebut GWG.

Selama enam bulan ke depan, UKM yang bernaung di bawah Kemenkop dapat mendaftar dan mengikuti pelatihan strategi konten dan digital marketing. Mulai dari  cara menyiapkan eCommerce, cara agar tetap aman saat online, sampai cara agar bisnis terdaftar dan muncul di Google Search dan Google Maps.

“Pada Hari UMKM Nasional 2022 ini, senang rasanya kami dapat memperluas program pelatihan kami ke wilayah Jawa Timur, Jawa Barat, Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan beberapa provinsi lainnya,” kata Director of Government Relations and Public Policy di Google Indonesia Putri Alam dalam Media Briefing yang digelar secara virtual, Kamis (11/8). Ia menambahkan, Google memahami kebutuhan usaha kecil di sana untuk mencari pelanggan dan akan bekerja sama dengan Kemenkop.

"Melalui inisiatif kolaborasi bersama Google, kami berupaya memberikan pendampingan kepada pelaku koperasi, UMKM, dan wirausaha melalui program #BerubahDigital di 10 provinsi di Indonesia. Tujuannya agar menemukan lebih banyak pelanggan di dalam negeri dan bahkan hingga ke Asia Tenggara," ujar Deputi Bidang Kewirausahaan Kemenkop Siti Azizah pada kesempatan serupa.

Kemenkop, kata dia, berkomitmen membantu lebih banyak UMKM go digital dengan memperkuat perwujudan wirausaha yang adaptif, inovatif, dan berkelanjutan. "Kami berharap melalui kegiatan seperti Grow with Google, dapat mempercepat pemulihan ekonomi kita dan menjadi awal dari kolaborasi berkelanjutan," tutur Siti.

Kemenkop memiliki target untuk mendigitalkan 30 juta UKM di Indonesia hingga tahun 2024. Sementara, Google mengatakan, UKM yang telah mengikuti pelatihan keterampilan digital mereka selama bertahun-tahun menyampaikan kepada keterampilan digitalnya telah meningkat.

Riset Dampak oleh Kantar-Google pada Mei 2022 juga menyebutkan, UKM di Indonesia mengikuti program ini untuk mempelajari cara menjangkau lebih banyak pelanggan secara online dan cara mengembangkan bisnis mereka. UKM yang mengikuti pelatihan Gapura Digital atau Women Will jadi merasa lebih percaya diri saat menggunakan teknologi online.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA