Wednesday, 9 Rabiul Awwal 1444 / 05 October 2022

Dirut Baru Harus Mampu menghadirkan ITDC Secara Inklusif dan Menumbuhkan Ekonomi Rakyat

Rabu 10 Aug 2022 14:03 WIB

Red: Christiyaningsih

Anggota Tim 10 Destinasi Prioritas/PIC Mandalika 2016 - 2018 Taufan Rahmadi menyambut baik perombakan direksi ITDC.

Anggota Tim 10 Destinasi Prioritas/PIC Mandalika 2016 - 2018 Taufan Rahmadi menyambut baik perombakan direksi ITDC.

Foto: Istimewa
Taufan Rahmadi mengungkap harapannya kepada jajaran direksi baru ITDC

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyusun ulang anggota direksi PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC). Menteri BUMN mengangkat Ari Respati sebagai Direktur Utama; Ahmad Fajar sebagai Direktur Keuangan, Strategi, dan Manajemen Risiko; Wenda Ramadya Nabiel sebagai Direktur SDM dan Legal Compliance; serta Troy Reza Warokka sebagai Direktur Operasi.

Anggota Tim 10 Destinasi Prioritas/PIC Mandalika 2016 - 2018 Taufan Rahmadi menyambut baik dan mengapresiasi kebijakan Erick Tohir di dalam merombak jajaran Direksi ITDC. "Dirut ITDC yang baru harus mampu menghadirkan ITDC secara inklusif dan memberikan banyak manfaat bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat di lingkar KEK Mandalika," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Republika pada Rabu (10/8/2022).

Baca Juga

Dirut ITDC diharapkan segera menuntaskan persoalan - persoalan yang selama ini menjadi sumber polemik di masyarakat, seperti sengketa lahan, pemberdayaan masyarakat dan pemerataan kesempatan untuk bekerja bagi masyarakat lokal. Menurut Taufan, ITDC beserta anak perusahaan yang tergabung di dalamnya harus bisa memastikan penyelenggaraan WSBK 2022 dan MotoGP 2023 bisa lebih baik lagi dari tahun lalu.

"Kita menunggu terobosan2 kebijakan ITDC yang tidak saja mampu memberikan keuntungan bagi negara tetapi juga membawa kesejahteraan masyarakat," ujar Taufan.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA