Sunday, 29 Safar 1444 / 25 September 2022

Booster Kedua Nakes di Mataram Tunggu Kedatangan Stok Vaksin

Kamis 04 Aug 2022 20:26 WIB

Red: Qommarria Rostanti

Pemberian booster kedua untuk tenaga kesehatan di Mataram menunggu kedatangan stok vaksin. (ilustrasi)

Pemberian booster kedua untuk tenaga kesehatan di Mataram menunggu kedatangan stok vaksin. (ilustrasi)

Foto: REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA
Nakes menjadi prioritas pemberian booster tahap kedua.

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Kegiatan vaksinasi dosis keempat atau booster tahap dua bagi tenaga kesehatan (nakes) di Kota Mataram masih menunggu pengiriman stok vaksin jenis Moderna. Sesuai arahan Menteri Kesehatan, apabila pada dosis ketiga nakes mendapat booster dengan jenis vaksin Moderna maka untuk booster kedua juga harus jenis yang sama.

"Jadi hingga saat ini kami masih menunggu pengiriman vaksin jenis moderna dari Dinkes Provinsi NTB," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram dr H Usman Hadi di Mataram, Kamis (4/8/2022).

Baca Juga

Menurut dia, sesuai jadwal dari Kementerian Kesehatan pemberian booster kedua kepada nakes dimulai 29 Juli 2022. Namun, karena stok Moderna di Dinkes NTB hanya 50 dosis, maka vaksin tersebut hanya digunakan untuk kegiatan pencanangan.

"Selebihnya, kami menunggu hingga stok vaksin jenis Moderna tersedia. Stok vaksin yang kami punya saat ini hanya jenis Sinovac dan Pfizer," katanya.

Dia mengatakan, dengan belum adanya stok vaksin itu maka cakupan vaksinasi booster tahap kedua untuk sekitar 7.000 nakes di Kota Mataram, masih nihil. Nakes menjadi prioritas pemberian booster tahap kedua karena nakes sehari-hari berhubungan dan berinteraksi langsung dengan pasien sehingga rentan tertular.

Selain itu, pemberian vaksin dosis keempat bagi tenaga kesehatan ini sebagai langkah antisipasi karena adanya tren peningkatan kasus baru Covid-19. "Karena itu, nakes harus memiliki antibodi maksimal agar dapat melayani dan menangani pasien lebih optimal," ujar Usman.

Namun demikian, masyarakat yang belum melakukan vaksinasi dosis pertama, kedua, dan ketiga masih tetap bisa mendapatkan vaksinasi secara gratis di 11 puskesmas dan fasilitas kesehatan pemerintah lainnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA