Wednesday, 13 Jumadil Awwal 1444 / 07 December 2022

Kemenkes: 18 Orang Haji Positif Covid-19

Kamis 21 Jul 2022 05:25 WIB

Rep: Antara/ Red: Christiyaningsih

Jamaah haji yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) pertama tiba Terminal 2 Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur, Ahad (17/7/2022).  Sebanyak 18 orang jamaah haji Indonesia positif Covid-19 sepulang dari Arab Saudi. Ilustrasi.

Jamaah haji yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) pertama tiba Terminal 2 Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur, Ahad (17/7/2022). Sebanyak 18 orang jamaah haji Indonesia positif Covid-19 sepulang dari Arab Saudi. Ilustrasi.

Foto: Antara/Umarul Faruq
Sebanyak 18 orang jamaah haji Indonesia positif Covid-19 sepulang dari Arab Saudi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan sebanyak 18 orang jamaah haji Indonesia positif Covid-19 sepulang mereka di Tanah Air dari Arab Saudi.

"Per hari ini, tambah empat lagi jamaah haji Indonesia yang positif Covid-19. Jadi total ada 18 orang jamaah haji yang terkonfirmasi positif," kata Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan Budi Sylvana yang dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (21/7/2022) malam.

Baca Juga

Menurut Budi, sebanyak 17 orang haji yang positif Covid-19 saat ini ada di Surabaya dan satu lainnya berada di Solo. Seluruh pasien mengalami gejala ringan sehingga memungkinkan untuk menjalani isolasi mandiri di tempat tinggal masing-masing.

Kementerian Kesehatan mewajibkan seluruh anggota jamaah haji Indonesia yang pulang dari Arab Saudi menjalani skrining kesehatan di setiap debarkasi untuk mencegah importasi kasus Covid-19. Ketentuan pemeriksaan skrining antigen Covid-19 yang semula secara acak dilakukan terhadap 10 persen dari jumlah jamaah haji setiap kloter, menjadi dilakukan terhadap seluruh jamaah haji yang kembali ke Indonesia.

Ketentuan tersebut diatur dalam Surat Pemberitahuan Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI Nomor SR.03.4/C/3519/2022 tentang Perubahan Ketentuan Bagi Pengawasan yang berlaku per 15 Juli 2022.Skrining kesehatan dilakukan di debarkasi masing-masing. Jamaah yang dinyatakan reaktif atas hasil pemeriksaan antigen langsung menjalani tes RT-PCR.

"Bagi jamaah yang sehat, nanti mereka bisa kembali ke rumahnya masing-masing tapi tetap diharuskan melakukan pemantauan secara mandiri selama 21 hari ke depan," katanya.

Budi menambahkan hingga kini sudah 15 ribu lebih haji yang telah tiba di Tanah Air. Sekitar 85 ribu lainnya masih berada di Arab Saudi untuk menanti giliran kepulangan.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA