Jumat, 17 Jumadil Akhir 1440 / 22 Februari 2019

Jumat, 17 Jumadil Akhir 1440 / 22 Februari 2019

Pejuang Subuh Nongsa: Tebar Kebaikan dengan Subuh Berjamaah

Ahad 10 Feb 2019 17:16 WIB

Red: Elba Damhuri

Jamaah Pejuang Subuh Nongsa usai menjalankan kegiatan Subuh Berjamaah.

Jamaah Pejuang Subuh Nongsa usai menjalankan kegiatan Subuh Berjamaah.

Foto: Pejuang Subuh Nongsa
Subuh berjamaah ini sudah dilakukan di beberapa Masjid di Nongsa, Batam.

Ini bermula dari semangat kebersamaan untuk menebar kebaikan dari perkumpulan keluarga dan sahabat. Kami berusaha berjuang mengajak keluarga kerabat dekat dan sahabat untuk bangun subuh melaksanakan Shalat Subuh berjamaah di Masjid.

Alhamdulillah, kegiatan ini sudah dilakukan berpindah-pindah di beberapa Masjid yang ada di Nongsa. Dari sinilah mulai terbentuknya Perkumpulan Pejuang Subuh Nongsa yang sudah beranggotakan 70 orang.

Untuk bangun subuh memanglah sulit untuk dilakukan jika tidak terlatih sejak kecil. Perlu adanya perjuangan keras. Orang-orang sedang tertidur lelap kita berjuang untuk bangun subuh, maka ini adalah perbuatan yang sangat mulia.

photo

Jamaah Pejuang Subuh Nongsa mendengarkan tausiyah sebagai rangkaian kegiatan Subuh Berjamaah.

Berapa banyak kaum Muslimin yang lalai dalam mengerjakan Shalat Subuh. Mereka lebih memilih melanjutkan tidurnya ketimbang bangun untuk melaksanakan shalat. 

Jika kita melihat jumlah jamaah yang Shalat Subuh di masjid, akan terasa berbeda dibandingkan dengan jumlah jamaah pada waktu shalat lainnya.

Di antara motivasi kami untuk berjuang mengajak keluarga  dan sahabat untuk bangun subuh adalah begitu banyaknya keutamaan shalat subuh. Salah satunya menjadi penyebab masuk surga.

Rasulullah Muhammad SAW pernah bersabda: Barangsiapa melakukan Shalat Bardain (Ashar dan Subuh) akan masuk surga. (HR Bukhari dan Muslim).

Begitu juga sebaliknya ancaman yang mengerikan bagi orang yang tidak mau memperhatikan ibadah yang satu ini yaitu kemunafiqan. Tidakkah kita takut dikatakan sebagai orang yang munafik karena meninggalakan Shalat Subuh? Dan kebanyakan orang meninggalkan Shalat Subuh karena aktivitas tidur.

photo

Jamaah Pejuang Subuh Nongsa usai menjalankan kegiatan Subuh Berjamaah.

Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya shalat yang paling berat dilaksanakan oleh orang-orang munafiq adalah Shalat Isya dan Shalat Subuh. Sekiranya mereka mengetahui keutamaan keduanya, niscaya mereka akan mendatanginya sekalipun dengan merangkak.” (HR Bukhari dan Muslim)

Kegiatan yang diketuai oleh Bang Haji Zulkifli Idris ini baru terlaksana sejak dua bulan berjalan. Selain Shalat Subuh berjamaah keliling ke masjid-masjid di Kecamatan Nongsa, juga diisi dengan tausiyah atau kuliah subuh oleh satu Ustaz Marsapwan Bin Abdul Wahab.

Semoga Allah swt senantiasa memberikan hidayah kepada kita semua dan selalu istikamah sampai akhir hayat.

Pengirim: Sonie Evrianto, Nongsa, Batam, Kepulauan Riau

Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA