Rabu, 24 Safar 1441 / 23 Oktober 2019

Rabu, 24 Safar 1441 / 23 Oktober 2019

Fenomena Artis di Panggung Legislatif

Kamis 23 Mei 2019 16:34 WIB

Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Artis Angel Lelga yang menjadi calon legislatif Partai Perindo menjawab pertanyaan sebelum mengikuti pembekalan bagi calon anggota legislatif oleh Presiden Joko Widodo di Jakarta, Senin (17/9).

Artis Angel Lelga yang menjadi calon legislatif Partai Perindo menjawab pertanyaan sebelum mengikuti pembekalan bagi calon anggota legislatif oleh Presiden Joko Widodo di Jakarta, Senin (17/9).

Foto: Antara/Wahyu Putro A
Fenomena artis terjun ke dunia politik menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat

Fenomena artis terjun ke dunia politik menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Hal ini patut menjadi perhatian kita, dengan bermodalkan "ngartis" mereka berbondong-bondong ingin menjadi wakil rakyat. Kini dunia politik sudah dikerdilkan maknanya menjadi sebuah panggung hiburan.

Baca Juga

Padahal, dunia politik sangat erat kaitannya dengan mengurusi hajat hidup orang banyak. Tentu dibutuhkan orang-orang yang memiliki pemahaman yang benar dan sosok yang memiliki jiwa kepemimpinan ketika ia menjadi wakil rakyat.

Karena dunia politik berbeda dengan dunia hiburan, sebab berpolitik sejatinya adalah aktivitas mengurusi kepentingan umat dan bukan sekadar menjadi wadah untuk mengejar kekuasaan ataupun popularitas. Akan tetapi, pertanggungjawaban kelak di akhirat juga berat, ketika tidak mampu mengemban amanah dengan baik di kursi legislatif. 

Ketika seseorang memutuskan untuk terjun ke dunia politik itu artinya siap menjalankan amanah untuk mengurusi umat dengan asas dan sistem yang benar. Untuk itu seseorang yang terjun ke dunia politik haruslah orang yang paham hukum-hukum syariat.

Paham terhadap tanggungjawab untuk meriayah seluruh urusan umat dan mampu menjalankan kepemimpinannya berdasarkan hukum syariat. Karena politik merupakan aktivitas yang agung dan mulia, yang kelak akan dipertanggungjawabkan di akhirat. 

Dengan demikian, aktivitas politik hendaknya bukan sekadar menjadi ajang untuk eksistensi diri, akan tetapi haruslah mempunyai visi dan misi yang mulia, yaitu mengurusi rakyat dengan baik dan amanah dalam menjalankan tugas kepemimpinannya.

Pengirim: Novia Listiani, Metro, Lampung 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA