Tuesday, 23 Safar 1441 / 22 October 2019

Tuesday, 23 Safar 1441 / 22 October 2019

Jaminan Negara Atas Produk Halal

Rabu 17 Apr 2019 12:37 WIB

Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Sejumlah produk makanan luar tanpa sertifikasi halal diperlihatkan di Kantor Indonesia Halal Watch, Jakarta, Rabu (6/2).

Sejumlah produk makanan luar tanpa sertifikasi halal diperlihatkan di Kantor Indonesia Halal Watch, Jakarta, Rabu (6/2).

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Masyarakat butuh jaminan negara atas produk halal agar aman dan nyaman

Cukup menarik debat pilpres terakhir hingga menuju Pemilu 2019 saat ini. Kedua calon presiden menyadari potensi muslim di negara tercinta Indonesia ini. Keduanya menjanjikan akan membangun ekonomi syariah dan mengembangkan produk halal.

Baca Juga

Tidak bisa dipungkiri saat ini, pasar banyak dibanjiri produk-produk dalam negeri maupun luar negeri yang masih cukup banyak diragukan kehalalannya. Tentunya ini karena perekonomian yang berbasis kapitalis sehingga hanya keuntungan sebesar-besarnya saja yang diraih. 

Masyarakat muslim mau tidak mau harus cerdas dan teliti dalam membeli. Walaupun industri saat ini, mulai mengeluarkan produk khusus untuk muslim. Artinya industri pun melihat masyarakat muslim sudah mulai cerdas dalam memilih produk dan tentunya karena menjadi pasar yang sangat besar potensinya.

Namun demikian tetap saja negara yang seharusnya memberikan jaminan kepada rakyatnya agar produk yang beredar di masyarakat adalah produk halalan toyyiban. Sehingga masyarakat merasa aman dan nyaman ketika berbelanja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Pengirim: Khairdiana Puspita Prayuwati, SSi, MPd, Ibu rumah tangga asal Sidoarjo

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA