Sunday, 29 Safar 1444 / 25 September 2022

Menag Ingatkan Jamaah Tetap Jaga Kesehatan Selama Puncak Haji

Jumat 08 Jul 2022 23:47 WIB

Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyapa jamaah haji di Arafah dan mengingatkan mereka agar tetap menjaga kesehatan karena rangkaian haji masih berlanjut hingga 13 Zulhijjah atau 12 Juli 2022.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyapa jamaah haji di Arafah dan mengingatkan mereka agar tetap menjaga kesehatan karena rangkaian haji masih berlanjut hingga 13 Zulhijjah atau 12 Juli 2022.

Foto: Republika/Achmad Syalaby Ichsan
Jamaah mengaku terharu mendapat kunjungan Menag selama haji

REPUBLIKA.CO.ID, MAKKAH -- Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyapa jamaah haji di Arafah dan mengingatkan mereka agar tetap menjaga kesehatan karena rangkaian haji masih berlanjut hingga 13 Dzulhijah atau 12 Juli 2022.

"Karena haji ini ibadah fisik jadi harus terpenuhi makanannya, sehat-sehat ya pak," kata dia yang juga Amirul Hajj saat menyapa jamaah di Arafah, Jumat (8/7/2022) sore.

Pada kesempatan itu, ia juga menanyakan pelayanan yang diterima jamaah selama pelaksanaan haji, terutama terkait dengan makan dan layanan petugas. "Makannya bagaimana? Petugasnya galak tidak? Kalau ada petugas nakal laporkan ke saya," katanya kepada jamaah haji asal Tangerang Selatan M.Fadli.

Fadli yang tergabung dalam Embarkasi JKG 12 mengaku bahagia karena disapa Menag Yaqut Cholil Qoumas. Ia tidak menyangka akan disapa Menag Qoumas. Menurut dia,pelayanan yang diterima sejak tiba di Madinah hingga menjalani puncak haji, wukuf, di Arafah bagus.

Eliza, dari Jakarta Utara, mengaku puas dengan pelayanan yang diberikan, salah satunya layanan kesehatan. Mereka dibekali oralit agar tetap terhidrasi untuk perjalanan selama puncak haji.

"Kami dikasih oralit, masker di samping obat-obatan yang dibawa sendiri. Alhamdulillah puas," kata dia.

Sebelumnya, Menag Yaqut juga menyapa jamaah yang dirawat di Pos Layanan Kesehatan Arafah.Ia memberikan semangat kepada jamaah agar cepat sehat dan kembali ke kloter masing-masing untuk bisa kembali beribadah.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA