Ahad 11 Apr 2021 17:08 WIB

Ini Aturan Sholat Tarawih di Surabaya

Kota Surabaya masih membuka Tarawih dengan protokol kesehatan.

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Ratna Puspita
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi
Foto: Humas Pemkot Surabaya
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 menerbitkan SOP protokol kesehatan yang harus dijalankan saat digelarnya Sholat Tarawih selama Ramadhan. Yakni, wajib memakai masker, menjaga jarak, dan membatasi jamaah maksimal 50 persen dari kapasitas masjid.

"Tetap dibuka Tarawih tapi dengan batasan, dengan protokol kesehatan. Dengan batasan 50 persen, menjaga jarak. Harus ada hand sanitizer, dan pengukur suhu tubuh," kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat pengukuhan pengurus Dewan Masjid Indonesia cabang Surabaya di Kantor Pemkot Surabaya, Ahad (11/4).

Baca Juga

Eri mengajak pengurus Dewan Masjid Indonesia cabang Kota Surabaya untuk bersinergi bersama dalam upaya memakmurkan masjid. Ia berharap, masjid tak hanya digunakan sebagai rumah ibadah. Tapi, dapat dimanfaatkan sebagai pusat-pusat peradaban untuk kemajuan Surabaya. Baik itu di bidang pendidikan, keagamaan, ekonomi, maupun kegiatan sosial lainnya.

Dengan demikian, kata Eri, akan semakin banyak jamaah yang datang ke masjid untuk turut memakmurkan. Apalagi saat Ramadhan. Menurut Eri, salah satu sinergi yang dapat dilakukan dalam waktu dekat ini adalah meramaikan kegiatan peribadatan di masjid, utamanya selama Ramadhan. Ia juga berharap, kolaborasi bersama ini dapat berdampak positif bagi masyarakat Surabaya, khususnya Umat Muslim

Ketua DMI Kota Surabaya Arif Afandi menilai, keinginan Ero selaras dengan tujuan DMI Kota Surabaya, yakni, menjadikan masjid tak hanya sebagai rumah ibadah. Akan tetapi, juga sebagai penggerak kemajuan bagi seluruh warga Surabaya.

"Bagaimana kita menjadikan masjid itu sebagai pusat kemajuan peradaban. Apalagi kita hidup di Surabaya, kota besar ini," kata Arif.

Ia menegaskan, siap mendukung Pemkot Surabaya dalam upaya memakmurkan masjid. Ia juga berharap, setiap masjid di Surabaya dapat menjadi tempat yang ramah dan nyaman bagi umat atau golongan-golongan lain. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement