Kota Sukabumi Keluar dari Zona Merah, Masuk Risiko Sedang

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Dwi Murdaningsih

Vaksinator menyuntikkan vaksin Covid-19 ke anak saat pelaksanaan vaksinasi massal di Gedung PKK Kota Bandung, Jalan Sukabumi, Kota Bandung, Rabu (28/7). Pemerintah Kota Bandung menyediakan 1.000 dosis vaksin Covid-19 bagi anak berusia 12 hingga 17 tahun di Kota Bandung dalam rangka Hari Anak Nasional sekaligus upaya percepatan program vaksinasi nasional untuk mempercepat herd immunity atau kekebalan kelompok. Foto: Republika/Abdan Syakura
Vaksinator menyuntikkan vaksin Covid-19 ke anak saat pelaksanaan vaksinasi massal di Gedung PKK Kota Bandung, Jalan Sukabumi, Kota Bandung, Rabu (28/7). Pemerintah Kota Bandung menyediakan 1.000 dosis vaksin Covid-19 bagi anak berusia 12 hingga 17 tahun di Kota Bandung dalam rangka Hari Anak Nasional sekaligus upaya percepatan program vaksinasi nasional untuk mempercepat herd immunity atau kekebalan kelompok. Foto: Republika/Abdan Syakura | Foto: REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Kota Sukabumi akhirnya keluar dari zona merah atau risiko tinggi Covid-19. Kondisi ini terjadi dikarenakan sejumlah indikator seperti menurunnya positivity rate Covid-19 dan meningkatnya angka kesembuhan.

"Berdasarkan data peta zona resiko dari BLC (Bersatu Lawan Covid-19) GTN menyebutkan level risiko Kota Sukabumi kini sedang atau orange," ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi Lulis Delawati, Kamis (29/7). Hal ini didasarkan data BLC GTN untuk periode 19-25 Juli 2021.

Dalam data tersebut disebutkan Kota Sukabumi bersama dengan 13 kabupaten/kota lainnya di Jawa Barat masuk zona orange atau sedang Covid. Sehingga rinciannya dari 27 kota/Kabupaten di Jabar yang masuk zona orange yakni 14 daerah dan zona merah 13 daerah.

Lulis menerangkan, keluarnya Kota Sukabumi dari zona merah disebabkan sejumlah hal. Di antaranya menurunnya kasus baru Covid dan angka kematian yang mulai turun.

Selain itu angka kesembuhan juga cukup tinggi dan BOR atau keterisian tempat tidur pasien Covid-19 yang turun. Harapannya tren penurunan kasus Covid-19 di Kota Sukabumi terus terjadi. Hal ini dilakukan dengan menggencarkan protokol kesehatan dan vaksinasi Covid-19.

Di sisi lain pada Kamis ini di Kota Sukabumi jumlah kasus baru Covid-19 mencapai sebanyak 64 orang yakni 62 orang isolasi mandiri dan 2 orang di rumah sakit serta 1 orang meninggal dunia. Sehingga total kasus Covid-19 di Kota Sukabumi sejak 1 Januari hingga 29 Juli 2021 sebanyak 5.746 orang.

Sementara jumlah yang sembuh sebanyak 4.673 orang (81,3 persen) dan meninggal dunia 188 orang (3,3 persen). Di sisi lain jumlah tempat tidur di rumah sakit mencapai sebanyak 350 dan terisi 182. Rinciannya pasien yang dirawat berasal dari Kota Sukabumi sebanyak 83 orang dan sebanyak 99 orang dari luar Kota Sukabumi.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku republika ...

Terkait


Kota Sukabumi Keluar dari Zona Merah Covid-19

Kasus Turun tapi Angka Kematian Naik, Ini Kata Kemenkes

Belum Vaksinasi Covid? Hindari Tempat-Tempat Ini

Epidemiolog Ingatkan Angka Kematian di Sumbar Terus Naik

RS Darurat Asrama Haji Lampung Ditarget Buka 10 Hari Lagi

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image