Pengelolaan Pasar Baru Bandung Diumumkan April

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Muhammad Fakhruddin

Pengunjung beraktivitas di area Pasar Baru, Jalan Otto Iskandar Dinata, Kota Bandung, Selasa (9/2). Berdasarkan data dari Himpunan Pedagang Pasar Baru (HP2B), sebanyak 60 persen atau 3.000 kios dari total 5.200 kios di Pasar Baru sudah tidak beroperasi atau dikontrakan bahkan dijual imbas dari pandemi Covid-19 yang berdampak pada penurunan jumlah pembeli secara signifikan. Foto: Abdan Syakura/Republika
Pengunjung beraktivitas di area Pasar Baru, Jalan Otto Iskandar Dinata, Kota Bandung, Selasa (9/2). Berdasarkan data dari Himpunan Pedagang Pasar Baru (HP2B), sebanyak 60 persen atau 3.000 kios dari total 5.200 kios di Pasar Baru sudah tidak beroperasi atau dikontrakan bahkan dijual imbas dari pandemi Covid-19 yang berdampak pada penurunan jumlah pembeli secara signifikan. Foto: Abdan Syakura/Republika | Foto: ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA

REPUBLIKA.CO.ID,BANDUNG -- Perumda Pasar Juara Kota Bandung mengungkapkan bahwa pemenang lelang untuk pengelolaan Pasar Baru Bandung akan selesai dan diumumkan pada bulan April ini. Proses lelang saat ini masih sedang berjalan pada tahapan negosiasi dan ekspos.

"Lelang Pasar Baru masih dalam proses. Kami dari direksi, jadi tim pengadaan kegiatan melaporkan sedang dalam proses untuk ekspos di bidang terkait teknis finansial. Minggu ini, insyallah proses negosiasi sedang berlangsung," ujar Direktur Operasional dan Komersil Perumda Pasar Juara, Hendri Sabeth, Selasa (6/4).

Ia menuturkan, pihaknya menargetkan pemenang lelang sudah dapat diumumkan pada bulan April ini yang dilanjutkan dengan perusahaan-perusahaan yang menang untuk membuat konsorsium. "InsyaAllah bulan ini ada pemenang, ada PKS (perjanjian kerjasama)," katanya.

Hendri mengatakan setelah diumumkan pemenang maka para perusahaan diberikan waktu maksimal 6 bulan untuk membentuk konsorsium. Para pemenang lelang akan mengelola Pasar Baru kurang lebih selama 20 tahun.

Pihaknya berharap pengelola Pasar Baru ke depan akan memberikan kontribusi positif bagi pemerintah Kota Bandung. Termasuk terjadi perbaikan roda perekonomian di Pasar Baru agar terus bertumbuh.

Hendri mengatakan geliat perekonomian di pasar-pasar tradisional yang dibawah naungan Perumda Pasar Juara terus berjalan baik. Termasuk diantaranya adalah Pasar Baru.

Namun begitu, ia mengakui dari 4.000 kios di Pasar Baru saat ini yang masih beroperasi atau berdagang sekitar 3.000 kios. Kondisi tersebut terjadi akibat dampak pandemi Covid-19.

"Yang buka dibawah 3.000n yang operasi memang ada pengurangan," katanya. Ia menambahkan, vaksinasi Covid-19 terhadap pedagang sudah mencapai 1.900 orang dari total 17.000 pedagang yang ada di Kota Bandung.

Terkait jelang puasa Ramadan, pihaknya tetap melaksanakan protokol kesehatan di pasar-pasar tradisional. Vaksinasi berpengaruh terhadap geliat di pasar-pasar tradisional.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


Pedagang Berharap Pengelola Pasar Baru di Bandung Berpihak

Pemprov DKI Keruk Sedimentasi Sungai Ciliwung di Pasar Baru

Pasar Baru Bandung Sepi Pengunjung Imbas Pandemi Covid-19

Pedagang Pasar Baru Terpaksa Jual Kios

Ditemukan Kasus Positif Covid-19, Harco Pasar Baru Ditutup

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image