Pedagang Berharap Pengelola Pasar Baru di Bandung Berpihak

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Muhammad Fakhruddin

Pengunjung beraktivitas di area Pasar Baru, Jalan Otto Iskandar Dinata, Kota Bandung, Selasa (9/2). Berdasarkan data dari Himpunan Pedagang Pasar Baru (HP2B), sebanyak 60 persen atau 3.000 kios dari total 5.200 kios di Pasar Baru sudah tidak beroperasi atau dikontrakan bahkan dijual imbas dari pandemi Covid-19 yang berdampak pada penurunan jumlah pembeli secara signifikan. Foto: Abdan Syakura/Republika
Pengunjung beraktivitas di area Pasar Baru, Jalan Otto Iskandar Dinata, Kota Bandung, Selasa (9/2). Berdasarkan data dari Himpunan Pedagang Pasar Baru (HP2B), sebanyak 60 persen atau 3.000 kios dari total 5.200 kios di Pasar Baru sudah tidak beroperasi atau dikontrakan bahkan dijual imbas dari pandemi Covid-19 yang berdampak pada penurunan jumlah pembeli secara signifikan. Foto: Abdan Syakura/Republika | Foto: ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA

REPUBLIKA.CO.ID,BANDUNG -- Himpunan Pedagang Pasar Baru (HP2B) Kota Bandung berharap pengelola Pasar Baru Bandung yang baru nanti berpihak kepada para pedagang. Selama ditangani oleh Perumda Pasar Juara, para pedagang mengeluhkan pendapatan yang berkurang dan tidak berpihak kepada para pedagang pasar.

"Harapan siapapun itu pemenang lelang mereka itu tidak hanya sekadar mencari keuntungan tapi bisa juga meningkatkan pendapatan pedagang di Pasar Baru," ujar Ketua HP2B Kota Bandung, Iwan Suhermawan saat dihubungi, Selasa (6/4).

Ia menuturkan, pengelola Pasar Baru diharapkan dapat meningkatkan kualitas pasar melalui promosi dan pengelolaan yang baik serta meningkatkan sarana dan prasarana dan tidak hanya mencari sekedar keuntungan. Namun pihaknya berharap pengelola baru dapat bersinergi dengan pedagang.

Iwan mengaku pengelola Pasar Baru nanti memiliki tugas berat untuk meningkatkan pelayanan lebih prima. Ia menambahkan, satu pekan terakhir jelang bulan puasa Ramadan jumlah pengunjung di Pasar Baru mengalami peningkatan.

"Kondisi sekarang seminggu terakhir sedikit ada naik pengunjungnya. Alhamdulillah kami optimis bulan Ramadan dan lebaran, mudah-mudahan pedagang bisa meraih keuntungan dan mengganti kerugian setahun terakhir," katanya.

Namun ia menyayangkan Perumda Pasar Juara yang tidak terlihat melakukan persiapan jelang bulan puasa Ramadan. Iwan melihat tidak terdapat promosi yang dilakukan dan tidak terdapat upaya meningkatkan pengunjung.

Sebelumnya, Perumda Pasar Juara Kota Bandung mengungkapkan bahwa pemenang lelang untuk pengelolaan Pasar Baru Bandung akan selesai dan diumumkan pada bulan April ini. Proses lelang saat ini masih sedang berjalan pada tahapan negosiasi dan ekspos.

"Lelang Pasar Baru masih dalam proses. Kami dari direksi, jadi tim pengadaan kegiatan melaporkan sedang dalam proses untuk ekspos di bidang terkait teknis finansial. Minggu ini, insyallah proses negosiasi sedang berlangsung," ujar Direktur Operasional dan Komersil Perumda Pasar Juara, Hendri Sabeth, Selasa (6/4).

Ia menuturkan, pihaknya menargetkan pemenang lelang sudah dapat diumumkan pada bulan April ini yang dilanjutkan dengan perusahaan-perusahaan yang menang untuk membuat konsorsium. "InsyAllah bulan ini ada pemenang, ada PKS (perjanjian kerjasama)," katanya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


Persediaan Sembako di Bandung Jelang Ramadhan Aman

Vaksinasi di Kota Bandung Genjot Lansia dan Pendidik

Pohon Tumbang Menimpa Kios Makanan di Kampus Unpad

Usai Bom Makassar, Rumah Ibadah di Bandung Dijaga Polisi

Wisata Floating Market Batasi Kunjungan Hingga 50%

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image