Ratusan Pengunjung Pasar Anyar Terjaring Gerebek Vaksin

Rep: Shabrina Zakaria/ Red: Agus raharjo

Petugas medis menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada warga di Polsek Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (15/11/2021). Kepolisian Sektor (Polsek) Cibinong menyediakan layanan vaksinasi yang beroperasi hingga malam hari untuk menjangkau masyarakat yang memiliki kesibukan di siang hari itu guna mempercepat target kekebalan komunal atau Herd Immunity.
Petugas medis menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada warga di Polsek Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (15/11/2021). Kepolisian Sektor (Polsek) Cibinong menyediakan layanan vaksinasi yang beroperasi hingga malam hari untuk menjangkau masyarakat yang memiliki kesibukan di siang hari itu guna mempercepat target kekebalan komunal atau Herd Immunity. | Foto: Antara/Yulius Satria Wijaya

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR— Sebanyak 370 petugas gabungan, yang terdiri dari TNI-Polri dan instansi terkait di wilayah Kota Bogor, melaksanakan gerebek vaksinasi Covid-19 di Pasar Anyar, Kota Bogor. Hasilnya, 286 pengunjung dan pedagang pasar berhasil divaksinasi Covid-19 pada Selasa (30/11).

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, kegiatan tersebut sengaja dilakukan untuk memastikan jika seluruh pengunjung pasar sudah divaksinasi Covid-19. Pemeriksaan ini dilakukan secara langsung oleh para petugas.

Baca Juga

“Sasaran kegiatan ini adalah pengunjung dan pedagang pasar. Jadi mereka kami periksa apakah sudah divaksin atau belum. Kalau ada yang belum divaksin, maka langsung kami bawa ke gerai vaksin terdekat untuk langsung divaksinasi,” kata Susatyo, Selasa (30/11).

Ke depan, Susatyo mengaku akan menggencarkan kegiatan serupa di lokasi lain. Terutama di tempat-tempat keramaian, seperti pasar, pusat perbelanjaan, dan lokasi wisata yang ada di Kota Bogor.

“Kegiatan ini akan terus kami gencarkan untuk menjaring masyarakat yang belum divaksinasi. Semoga dengan adanya kegiatan ini bisa mempercepat pembentukan herd immunity masyarakat di masa pandemi Covid-19 ini,” imbuhnya.

Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ), Muzakkir, menjelaskan, pihaknya mudah untuk mengawasi para pedagang agar mau divaksinasi. Namun, berbeda dengan para pengunjung.

Saat ini, kata dia, Perumda PPJ telah menerapkan aplikasi PeduliLindungi untuk melakukan skrining terhadap para pengunjung, apakah sudah divaksinasi atau belum. “Tapi, karena akses pintu di pasar banyak, kesulitan bagi kita. Hari ini data yang ada yang belum divaksin rata-rata bukan KTP Kota Bogor, tapi dari Kabupaten Bogor, Padang, dan lainnya,” kata Muzakkir.

Sementara itu, Kasubsie Penmas Polresta Bogor Kota Iptu Rachmat Gumilar mengatakan, dalam operasi gerebek vaksin yang digelar hari ini mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB, petugas gabungan berhasil menjaring 315 warga yang kedapatan belum menjalani vaksinasi Covid-19.

“Total ada 315 warga yang kami bawa ke sentra vaksin. Dari jumlah itu hanya 286 yang bisa kami lakukan vaksinasi di tempat. Sedangkan sisanya tidak bisa karena memiliki penyakit bawaan atau komorbid,” ujarnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


RI Kedatangan Perdana Vaksin Covovax Sebanyak 134.500 Dosis

Kemenkes Klaim RI Lebih Cepat Capai Target Vaksinasi WHO

RI Butuh 59 Juta Dosis Vaksin Covid-19 untuk Vaksinasi Anak

Kamus Oxford Nobatkan "Vax" Kata Terpopuler Tahun Ini

Pemprov Lampung Larang Pegawai Ambil Cuti Libur Nataru

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image