Kamis 07 Jul 2022 20:22 WIB

Tips Mengonsumsi Daging Agar Aman dari PMK

Berdasarkan penelitian, virus PMK tidak menular ke manusia.

Rep: Febrian Fachri / Red: Ratna Puspita
Ilustrasi. Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau drh Faralinda Sari mengatakan, saat ini Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sedang marak sehingga konsumen daging ternak harus hati-hati.
Ilustrasi. Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau drh Faralinda Sari mengatakan, saat ini Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sedang marak sehingga konsumen daging ternak harus hati-hati.

REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU -- Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau drh Faralinda Sari mengatakan, saat ini Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sedang marak sehingga konsumen daging ternak harus hati-hati. Ia menambahkan, ada beberapa tips yang dapat dilakukan supaya aman dalam mengkonsumsi daging. 

Faralinda mengatakan, masyarakat dapat merebus atau membekukan daging sebelum daging dicuci untuk dimasak. "Sebelum dicuci hendaknya daging direbus minimal 30 menit, karena dikhawatirkan air cucian nantinya dapat mencemari lingkungan dan menularkan kepada hewan lain. Atau, dibekukan selama 24 jam agar virusnya mati," kata Faralinda, Kamis (7/7/2022). 

Baca Juga

Faralinda mengatakan, berdasarkan penelitian, virus PMK tidak menular ke manusia. “Tapi hendaknya sapi yang akan disembelih atau diqurbankan, terbebas dari virus PMK," kata Faralinda.

Data terakhir menyebutkan jumlah kasus PMK di Riau sebanyak 862 kasus. Dengan rincian, 193 ekor sembuh, dua ekor mati, dan 667 ekor sisa kasus.

Lokasi penyebarannya di tujuh kabupaten di Riau. Terbaru, yakni di Kabupaten Pelalawan. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement