Monday, 17 Muharram 1444 / 15 August 2022

Ketua RT di Bandar Lampung Diminta Data Warga yang Belum Booster

Kamis 07 Jul 2022 17:27 WIB

Rep: Mursalin Yasland/ Red: Ilham Tirta

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana.

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana.

Foto: ANTARA/Ardiansyah
Petugas akan melakukan penyuntikkan vaksinasi dari rumah ke rumah.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG -- Pemerintah Kota Bandar Lampung meminta ketua RT dan pamong setempat mendata warganya yang belum menjalani vaksinasi ketiga atau booster (penguat). Petugas akan melakukan penyuntikkan vaksinasi dari rumah ke rumah.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana sudah meminta para ketua RT mendatangi rumah-rumah warga dan mendata warga yang sudah vaksinasi dosis kedua, untuk segera menjalani dosis ketiga booster. “Ketua RT minta tolong, warganya agar mau vaksinasi booster,” kata Eva Dwiana di Bandar Lampung, Kamis (7/7/2022).

Baca Juga

Dia juga meminta ketua RT yang telah mendata warganya yang belum vaksinasi ketiga, dan belum juga mau divaksin booster, dapat melaporkan ke lurah atau puskesmas setempat, agar petugas dapat mendatangi rumah-rumah warga tersebut.

Eva menyatakan, petugas akan melakukan jemput bola dari rumah ke rumah untuk memberikan pelayanan vaksinasi booster.

Dwiana juga meminta petugas kesehatan agar target pencapaian program vaksinasi ketiga tercapai. Setelah ada pelonggaran sebelum Idul Fitri 1443 lalu, sebagian warga yang telah vaksinasi kedua enggan melanjutkan vaksinasi ketiga, dikarenakan pemberlakuan syarat bepergian ke luar kota menggunakan moda transportasi sudah tidak ketat lagi.

Selain itu, menurunnya kasus Covid-19 di Lampung juga memengaruhi warga tidak mau vaksin dosis ketiga. Rendahnya minat warga mengikuti vaksin dosis ketiga tersebut memengaruhi target pencapaian vaksinasi di Kota Bandar Lampung.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Bandar Lampung, Desti Mega Putri membenarkan capaian vaksinasi dosis ketiga terpengaruh. Menurut dia, pencapaian vaksinasi ketiga ini dipengaruhi oleh rendahnya minat masyarakat dikarenakan pelonggaran pengetatan PPKM.

Setelah beberapa daerah mulai ada peningkatan jumlah kasus Covid-19, pemerintah pusat menggalakkan lagi pelaksanaan booster bagi masyarakat yang belum menerimanya. Sejumlah moda transportasi akan memberlakukan lagi persyaratan keberangkatan dengan vaksin booster.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, 19 Juni 2022, perkembangan vaksinasi Covid-19 di Lampung dari target sasaran 6.645.226 telah terealisasi pada dosis pertama 6.040.035 orang, dosis kedua 4.823.476 orang, dan dosis ketiga 874.422 orang.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA