Kamis 07 Jul 2022 16:51 WIB

Buang Bayi di Ciliwung, Mahasiswi Dinikahkan dengan Kekasihnya di Kantor Polisi

Pernikahan itu berdasarkan permohonan dari kedua belah pihak keluarga.

Rep: Ali Mansur/ Red: Teguh Firmansyah
Kepala Polres Metro Jakarta Timur (Kapolrestro Jaktim), Kombes Budi Sartono
Foto: Dok Humas Polri
Kepala Polres Metro Jakarta Timur (Kapolrestro Jaktim), Kombes Budi Sartono

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seorang mahasiswi berinisial MS (19) pelaku pembuang bayi ke Kali Ciliwung, dinikahkan dengan kekasihnya berinisial N (20) di kantor Polres Metro Jakarta Timur, Kamis (7/7). Pernikahan tersebut dilakukan berdasarkan permohonan dari kedua belah pihak keluarga tersangka MS dan N.

"Dengan rasa kemanusiaan kami memberikan izin melakukan pernikahan atau akad nikah di Polres Metro Jakarta Timur," ujar Budi Sartono kepada awak media, Kamis (7/7).

Baca Juga

Menurut Budi, proses akad nikah itu dihadiri oleh keluarga inti dari kedua mempelai dan juga sejumlah anggota Polres Metro Jakarta Timur. Bahkan, proses pernikahan mereka juga dihadiri oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria dan anggota DPRD DKI Jakarta Adi Kurniadi Setiadi.

Kendati demikian, Budi menegaskan proses hukum terhadap MS sebagai tersangka kasus pembuangan bayi tetap berjalan. Bahkan, kata Budi, berkas perkara kasus tersebut sudah dilimpahkan ke kejaksaan. Dalam kasus ini, tersangka dikenakan Pasal 305 Jo 306 dan/atau 307 KUHP, serta Pasal 80 ayat 2 dan ayat 4 terkait perlindungan anak. Dengan ancaman hukumannya di atas lima tahun penjara.

"Walaupun sudah menikah proses hukum tetap berlanjut, tetap akan disidangkan karena yang bersangkutan melakukan kesalahan pembuangan bayi dan kekerasan terhadap anak," ujar Budi.

Diketahui, ditemukan sesosok bayi di tepi Kali Ciliwung, Jalan Inspeksi Kampung Pulo, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (1/6) dini hari. Bayi berjenis kelamin perempuan itu pertama kali ditemukan oleh warga yang tengah mencari ikan, lalu mendengar tangisan bayi.

Saat ditemukan, bayi tersebut terbungkus kantong plastik dan dalam kondisi yang penuh luka di sekujur tubuh. Selanjutnya oleh warga bersama petugas kepolisian membawa bayi perempuan tersebut ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan perawatan medis.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement