Saturday, 5 Rabiul Awwal 1444 / 01 October 2022

Masyarakat Jabar Diminta tak Abaikan Vaksin Booster

Kamis 07 Jul 2022 13:37 WIB

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Nur Aini

Tenaga kesehatan menyuntikan vaksin Covid-19 ilustrasi

Tenaga kesehatan menyuntikan vaksin Covid-19 ilustrasi

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Vaksinasi booster dinilai lebih diabaikan masyarakat

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pemerintah akan mewajibkan vaksinasi booster untuk masyarakat. Menurut Plh Gubernur Jabar yang juga Wakil Gubernur Jabar, Uu Ruzhanul Ulum, pemerintah daerah sebagai kepanjangan dari pemerintah pusat akan mendukung apapun keputusan yang ditetapkan.

"Oleh karena itu pada kesempatan ini saya mengimbau kepada masyarakat, jangan mengabaikan vaksinasi ketiga atau booster," ujar Uu kepada wartawan, di Gedung Sate, Kamis (7/7/2022).

Baca Juga

Uu mengatakan, pemerintah sekarang lebih tegas yaitu mewajibkan semua kegiatan menyaratkan vaksin ketiga. Hal itu karena ada indikasi vaksin ketiga lebih diabaikan, berbeda dengan vaksin pertama dan kedua.

"Dan harap kami gayung bersambut dengan masyarakat. Sehingga apa yang yang diputuskan dapat dilaksanakan," katanya.

Uu mengaku, capain vaksinasi satu sudah 100 persen dan kedua sudah hampir 78,79 persen. Menurut dia, vaksinasi yang ketiga memang agak kendor. "Maka pemerintah mengadakan kebijakan seperti itu dan kami akan laksanakan," katanya. 

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA