Wednesday, 7 Zulhijjah 1443 / 06 July 2022

SBY: Wajar Pro dan Kontra Susunan Kabinet

Kamis 22 Oct 2009 09:46 WIB

Red:

JAKARTA—Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Rabu (21/10) malam ini mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Bersatu II, di Istana Negara, Jakarta. Selain mengumumkan 34 nama menteri, presiden juga mengumumkan tiga pejabat setingkat menteri.

Ketika pejabat tersebut adalah Kuntoro Mangkusubroto sebagai kepala Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan; Sutanto sebagai kepala Badan Intelijen Negara serta Gita Wiryawan sebagai kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal. ‘’Pejabat lain seperti Jaksa Agung, Panglima TNI, dan Kapolri tetap melaksanakan tugas seperti biasa, karena belum ada pergantian,’’ kata Presiden. Anggota kabinet akan dilantik pada hari Kamis (22/10).

Presiden menambahkan, setelah membentuk kabinet, akan dibentuk Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) periode 2009-2014. Selain itu, akan dibentuk pula lembaga wakil menteri pada sejumlah departemen yang dinilai membutuhkan dukungan wakil menteri.

Ihwal kabinet yang dibentuk, presiden mengungkapkan bakal ada pro dan kontra/kontroversi atau beda pendapat di kalangan masyarakat dalam menanggapi susunan kabinet. Yudhoyono menyebut hal seperti ini wajar. ‘’Ada yang puas dan punya pendapat lain. Itu wajar. Hal yang sama terjadi saat penyusunan kabinet pada tahun 2004 juga saat penyusunan kabinet-kabinet sebelumnya. Inilah indahnya demokrasi,’’ paparnya kemudian.

Sebelum mengumumkan susunan kabinet, presiden juga sempat menanggapi berbagai pemberitaan di televisi. Termasuk komentar pada pembawa acara di televisi yang mengharapkan susunan kabinet tidak molor atau berspekulasi pengumuman kabinet akan mundur.

Menanggapi hal itu, presiden mengungkapkan bahwa sejak awal telah disampaikan, apabila proses penetapan presiden dan wakil presiden, serta pelantikan berjalan mulus maka susunan kabinet akan diumumkan tanggal 21 Oktober 2009 atau sehari setelah pelantikan presiden dan wakil presiden. ‘’Berdasar UU No 39 Tahun 2008, presiden memiliki waktu 14 hari sejak pelantikan untuk menyusun kabinet,’’ papar Yudhoyono. tar

 
 

BERITA TERKAIT

 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA