Thursday, 13 Muharram 1444 / 11 August 2022

Vaksinasi PMK Ternak di Bandar Lampung Tuntas Sebelum Idul Adha

Ahad 03 Jul 2022 16:14 WIB

Rep: Mursalin Yasland/ Red: Andi Nur Aminah

Petugas menyiapkan vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) untuk disuntikan kepada hewan terbak (ilustrasi)

Petugas menyiapkan vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) untuk disuntikan kepada hewan terbak (ilustrasi)

Foto: ANTARA/Muhammad Arif Pribadi
Kota Bandar Lampung mendapatkan jatah vaksin PMK 300 dosis.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG -- Vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) terhadap hewan ternak masyarakat di Kota Bandar Lampung akan selesai sebelum hari raya Idul Adha. Saat ini sudah tervaksinasi PMK 100 ekor lebih dari total 300 dosis vaksin yang diterima.

Kepala Dinas Pertanian Kota Bandar Lampung Agustini membenarkan jumlah hewan ternak yang telah divaksin 100 ekor lebih. “Kota Bandar Lampung mendapatkan jatah vaksin PMK 300 dosis,” kata Agustini di Bandar Lampung, Ahad (3/7/2022).

Baca Juga

Dia mengatakan, target penyuntikkan vaksin PMK kepada hewan ternak masyarakat mengalami kesulitan dibandingkan dengan hewan ternak di kabupaten atau daerah. Petugas harus mendatangi dari rumah ke rumah dan dari kandang ke kandang.

Petugas yang menyuntikkan vaksin PMK harus mendatangi rumah ke rumah yang memiliki hewan ternak sapi. Sedangkan di kandang-kandang ternak yang, terkadang tidak sampai 10 ekor dengan jarak yang berjauhan, sehingga penyuntikkan vaksin tidak tuntas.

Menurut Agustini, sebanyak 300 dosis vaksin PMK masih terus dilakukan penyuntikkan kepada hewan ternak yang tersisa. Diperkirakan akan selesai sebelum Idul Adha, melorot dari target sebelumnya selesai pada akhir Juni 2022.

Hewan sapi yang ada di Kota Bandar Lampung belum ditemukan terinfeksi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Meski demikian, Pemkot Bandar Lampung berharap dapat menerima dosis vaksin PMK untuk mengantisipasi virus PMK menyebar ke hewan ternak masyarakat.

Dia menyatakan, saat ini belum ditemukannya kasus hewan terinfeksi PMK di wilayah Kota Bandar Lampung, meski sebelumnya PMK sudah menyerang enam kabupaten di Lampung yakni Tulangbawang, Tulangbawang Barat, Lampung Timur, Mesuji, Kota Metro, dan Lampung Tengah.

Petugas terus melakukan pengecekan di peternakan masyarakat dan lapak hewan menjelang Idul Adha. Bila hewan ternak masyarakat mulai ditemukan PMK, Agustini mengatakan, tim sudah memiliki langkah antisipasi yang ditentukan pemerintah pusat. 

Sedangkan hewan ternak yang datang dari luar Bandar Lampung, langsung dikarantina di sebuah tempat selama dua pekan, dan dapat keluar bila sudah dinyatakan sehat. Upaya pencegahan lainnya, yakni melakukan penyemprotan kandang peternakan dengan desinfektan secara rutin, dan pemeriksaan hewan ternak secara reguler untuk mengantisipasi PMK sejak dini, dan pemberian vitamin dan pakan ternak yang sehat.

Menjelang Idul Adha, permintaan sapi untuk hewan kurban akan meningkat dari masyarakat, Dinas Pertanian Bandar Lampung menyatakan, bila masyarakat memerlukan informasi terkait dengan PMK dapat menghubungi petugas Dinas Pertanian, dan petugas dapat merekomendasikan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA