Jumat 01 Jul 2022 11:26 WIB

Kampung Mandiri Energi di Boyolali

Pada kampung mandiri energi itu terdapat sembilan digester biogas kotoran sapi..

Red: Mohamad Amin Madani

Warga melintas di dekat lampu penerangan jalan yang dihasilkan dari listrik dengan bahan bakar biogas kotoran sapi di Dangean, Gedangan, Cepogo, Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (30/6/2022). Pada kampung mandiri energi itu terdapat sembilan digester biogas kotoran sapi yang dimanfaatkan 15 rumah sebagai bahan bakar kompor biogas dan diolah menjadi energi listrik untuk penerangan jalan kampung. (FOTO : ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho)

Warga membuka keran saluran biogas kotoran sapi untuk bahan bakar kompor saat akan memasak di Dangean, Gedangan, Cepogo, Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (30/6/2022). Pada kampung mandiri energi itu terdapat sembilan digester biogas kotoran sapi yang dimanfaatkan 15 rumah sebagai bahan bakar kompor biogas dan diolah menjadi energi listrik untuk penerangan jalan kampung. (FOTO : ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho)

Warga membuka keran saluran biogas kotoran sapi sebagai bahan bakar diesel menjadi listrik di Dangean, Gedangan, Cepogo, Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (30/6/2022). Pada kampung mandiri energi itu terdapat sembilan digester biogas kotoran sapi yang dimanfaatkan 15 rumah sebagai bahan bakar kompor biogas dan diolah menjadi energi listrik untuk penerangan jalan kampung. (FOTO : ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho)

inline

REPUBLIKA.CO.ID,BOYOLALI -- Warga melintas di dekat lampu penerangan jalan yang dihasilkan dari listrik dengan bahan bakar biogas kotoran sapi di Dangean, Gedangan, Cepogo, Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (30/6/2022).

Pada kampung mandiri energi itu terdapat sembilan digester biogas kotoran sapi yang dimanfaatkan 15 rumah sebagai bahan bakar kompor biogas dan diolah menjadi energi listrik untuk penerangan jalan kampung. 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement