Kamis 30 Jun 2022 21:55 WIB

Depok Adakan Seminar Gerakan Perlindungan Anak

Kali ini peserta seminar adalah anak-anak yang tergabung dalam forum anak dan umum.

Rep: Rusdy Nurdiansyah/ Red: Andi Nur Aminah
Karikatur opini perlindungan anak (ilustrasi)
Foto: republika/daan yahya
Karikatur opini perlindungan anak (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Depok menggelar seminar Gerakan Perlindungan Anak. Seminar ini merupakan salah satu bagian dari rangkaian Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2022 Tingkat Kota Depok.

Sekretaris DP3AP2KB Kota Depok, Widiyati menerangkan, seminar gerakan perlindungan anak rutin dilaksanakan oleh pihaknya. Namun, kali ini peserta seminar adalah anak-anak yang tergabung dalam forum anak dan umum.

Baca Juga

"Guna mengefektifkan pencegahan kekerasan terhadap anak, maka anak harus berdaya sehingga dapat memahami hal-hal yang bisa membahayakannya," ujar Widiyati dalam acara seminar tersebut di Aula Serbaguna, lantai 10, Gedung Dibaleka II, Kamis (30/06/2022).

Lanjut Widiyati, dalam seminar tersebut para peserta diberikan pemahaman tentang keberadaan, tugas dan fungsi forum anak di masyarakat. "Termasuk, terkait bentuk-bentuk kekerasan yang terjadi pada anak-anak," terangnya.

Dia berharap, usai seminar peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat dari narasumber, terutama tugas sebagai Pelopor dan Pelapor (2P). Hal ini sesuai dengan tema yang diangkat yaitu Berani Berbeda dengan Berani Melapor.

"Pelopor diharapkan anak-anak menjadi agen perubahan bagi lingkungan sekitar, terlibat aktif dalam pemanfaatan waktu luang untuk kegiatan positif. Sedangkan pelapor, ketika anak-anak tahu ada hal yang melanggar atau tidak terpenuhinya hak anak, maka mereka berani untuk melaporkan atas suatu kejadian tersebut," harap Widiyati.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement