Friday, 21 Muharram 1444 / 19 August 2022

Dua Korban Jatuh dari Tebing di Pantai Pudak Ditemukan Meninggal

Kamis 30 Jun 2022 13:22 WIB

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Teguh Firmansyah

Garis Polisi (ilustrasi)

Garis Polisi (ilustrasi)

Foto: Antara/Jafkhairi
Korban kedua ditemukan dalam kondisi terjepit di antara karang tebing.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya, Hari Adi Purnomo mengungkapkan, pihak SAR telah menemukan dua korban yang jatuh dari tebing dan tersapu ombak Pantai Pudak Blitar pada Jumat (24/6). Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Menurut Hari, pihak SAR memberangkatkan satu tim rescue Pos SAR Trenggalek untuk upaya pencarian kedua korban yang merupakan ayah dan anak tersebut. Setelah berkoordinasi dengan tim SAR gabungan, tim rescue Pos SAR Trenggalek melakukan pencarian dengan membagi tim menjadi 3 Search and Rescue Unit (SRU).

Baca Juga

SRU 1 melakukan pencarian di laut menggunakan perahu nelayan dengan luas area pencarian kurang lebih 2.5 NM. Sementara SRU 2 dan SRU 3 merupakan SRU darat "SRU darat melakukan penyisiran di antara karang tebing serta menyebarkan kabar hilangnya kedua korban dengan harapan warga sekitar yang menemukan korban dapat melaporkan kepada petugas SAR gabungan," ujarnya, Kamis (30/6).

Hari menjelaskan, korban pertama berusia 13 tahun ditemukan pada hari kedua pencarian, Sabtu (25/6). Tim SAR gabungan menemukan korban pertama dalam keadaan meninggal dunia pada koordinat 8°19'38"S 112°12'10"E. Korban kemudian dievakuasi menuju Puskesmas Panggungrejo untuk diserahkan kepada pihak berwenang.

Sementara korban kedua atas nama Sumaji (46) baru ditemukan pada pencarian hari keenam, yakni Rabu (29/6), juga dalam keadaan meninggal dunia, dengan jarak kurang lebih 8 NM dari lokasi awal kejadian. Jenazah korban kedua ditemukan dalam kondisi terjepit di antara karang tebing.

"Korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Mardi Waluyo kemudian pukul 16.35 WIB dinyatakan bahwa jenazah yang ditemukan merupakan korban yang dicari,” ujar Hari.

Dengan dietemukannya kedua korban, lanjut Hari, maka operasi SAR ditutup dan tim SAR gabungan kembali ke satuan masing-masing. Adapun tim SAR gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian ini antara lain Pos SAR Trenggalek, Polsek Wonotirto, Polsek Panggungrejo, Koramil Wonotirto, BPBD Kabupaten Blitar, Kamladu Tambakrejo, RESOB Blitar, serta nelayan setempat.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA