Wednesday, 12 Muharram 1444 / 10 August 2022

Mbappe Dikabarkan Desak PSG Agar Segera Lepas Neymar

Rabu 29 Jun 2022 06:55 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Israr Itah

Neymar dari PSG.

Neymar dari PSG.

Foto: AP/Manu Fernandez
Mbappe disebut-sebut marah dengan kurangnya profesionalisme Neymar.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Kylian Mbappe dikabarkan meminta Paris Saint Germain (PSG) menjual Neymar da Silva Junior. Isu tentang hal ini berkembang dalam beberapa pekan terakhir.

Mbappe disebut-sebut marah dengan kurangnya profesionalisme yang ditunjukkan Neymar. Keadaan demikian bisa berakibat buruk di kamar ganti PSG. Tentu saja imbasnya, hasil negatif di lapangan.

Baca Juga

PSG dan Mbappe baru saja mencapai kesepakatan pembaharuan kontrak. Itu mengakhiri salah satu saga transfer terpanjang. Bukan hanya dana besar yang diberikan ke pemain tersebut. Eks AS Monaco itu juga diberikan pengaruh lebih di Les Parisiens. Mbappe sudah memiliki gambaran apa yang harus ia lakukan. Ini agar raksasa Prancis itu bergerak ke arah yang benar di bawah manajemen baru.

"Dia mendesak klub, menjual rekannya di lini serang, Neymar," demikian laporan yang dikutip dari laman livesoccertv, Rabu (29/6/2022).

Seperti sudah disinggung sebelumnya, rumor demikian bukan hal baru. Bahkan dalam laporan l'Equipe, hubungan dua bintang tersebut memburuk selama musim lalu. Pemberitaan mengenai keadaan demikian terdengar pada Mei 2022 lalu.

Les Rouge et Bleu mulai merespons permintaan Mbappe dengan pertimbangan matang. Kebetulan bursa transfer edisi terkini sedang berlangsung.

"PSG dapat memindahkan pemain Brasil itu jika muncul tawaran yang tepat," tambah laporan dari livesoccertv.

Menurut media Spanyol, El Pais, penjualan Neymar bisa difasilitasi dengan cepat. Ini setelah Mbappe mendukung keputusan tersebut. Ia mengklaim eks Barcelona itu kurang disiplin dan sulit masuk dalam sistem taktis. Neymar juga punya riwayat cedera. 

Ayah jugador Selecao itu merespons kabar yang beredar. Jawara Ligue 1 itu diminta membayar 240 juta dolar jika mereka ingin putranya pergi.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA