Sunday, 16 Muharram 1444 / 14 August 2022

Jokowi Kunjungi Ukraina dan Rusia, Menlu Intensifkan Komunikasi

Selasa 28 Jun 2022 11:09 WIB

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Friska Yolandha

Presiden AS Joe Biden (kanan) dan Presiden Indonesia Joko Widodo (2-kiri) bereaksi di samping Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen (kiri) selama KTT G7 di Kastil Elmau di Kruen, Jerman, 27 Juni 2022. Jerman menjadi tuan rumah KTT G7 di Kastil Elmau dekat Garmisch-Partenkirchen dari 26 hingga 28 Juni 2022.

Presiden AS Joe Biden (kanan) dan Presiden Indonesia Joko Widodo (2-kiri) bereaksi di samping Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen (kiri) selama KTT G7 di Kastil Elmau di Kruen, Jerman, 27 Juni 2022. Jerman menjadi tuan rumah KTT G7 di Kastil Elmau dekat Garmisch-Partenkirchen dari 26 hingga 28 Juni 2022.

Foto: EPA-EFE/CLEMENS BILAN
Kunjungan Jokowi ke Rusia dan Ukraina untuk perdamaian dan membuka rantai pasok.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mengunjungi Ukraina dan Rusia usai menghadiri serangkaian acara di KTT G7 di Jerman pada Senin (27/6/2022). Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan, Presiden akan meneruskan perjalanan kerjanya ke Ukraina melalui Polandia.

“Selanjutnya Presiden akan meneruskan perjalanan ke Ukraina melalui Polandia,” kata Menlu Retno dalam keterangan pers yang disiarkan melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (28/6/2022).

Baca Juga

Menlu pun menyampaikan, dalam beberapa hari ini ia terus melakukan komunikasi secara intensif dengan berbagai pihak terkait kunjungan Presiden ke Ukraina dan Rusia. Komunikasi intensif juga terus dilakukan dengan Ukraina dan Rusia.

“Selain itu komunikasi-komunikasi lain yang saya lakukan antara lain dengan Presiden Palang Merah Internasional, dengan UNOCHA, dengan Sekjen dengan Menteri Luar Negeri Turki dan yang paling terakhir saya lakukan pembicaraan bertelepon dengan Sekjen PBB,” jelas Retno.

Sebelum keberangkatannya ke Jerman, Presiden Jokowi menyampaikan, kunjungannya ke Ukraina ini untuk bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy guna membuka ruang dialog dalam rangka perdamaian serta membuka kembali rantai pasok pangan.

“Karena perang memang harus dihentikan dan juga yang berkaitan dengan rantai pasok pangan harus diaktifkan kembali,” kata Jokowi saat keterangan pers terkait kunjungan kerja ke luar negeri di Bandara Soekarno-Hatta, Ahad (26/6/2022).

Usai mengunjungi Ukraina, Presiden Jokowi kemudian akan menuju Rusia untuk bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin. Jokowi mendorong agar Presiden Putin membuka ruang dialog dan segera melakukan gencatan senjata serta menghentikan perang.

“Sekali lagi, dengan misi yang sama, saya akan mengajak Presiden Putin untuk membuka ruang dialog dan sesegera mungkin untuk melakukan gencatan senjata dan menghentikan perang,” ujarnya.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA