Monday, 10 Muharram 1444 / 08 August 2022

Masjid Dar Al Salam Bantu Gelandangan di San Fransisco

Selasa 28 Jun 2022 09:16 WIB

Rep: Imas Damayanti/ Red: Agung Sasongko

ILUSTRASI SUNSET, MENARA MASJID, ILALANG, SILUET

ILUSTRASI SUNSET, MENARA MASJID, ILALANG, SILUET

Foto: Republika/Yogi Ardhi
Masjid Dar Al Salam di San Fransisco yang dikelilingi gelandangan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mantan Imam Besar Masjid Istiqlal almarhum KH Ali Mustafa Yaqub dalam buku Islam di Amerika menceritakan perjalanannya saat mengunjungi negeri Paman Sam. Salah satu kisah yang dituliskan adalah mengenai masjid Dar Al Salam di San Fransisco yang dikelilingi gelandangan. 

Masjid tersebut berada di bawah Islamic of San Fransisco. Masjid yang bangunannya bergandengan dengan toko-toko itu, tulis Kiai Ali, cukup ramai. Pada hari Jumat saat shalat Jumat di dalamnya, jamaah masjid tersebut mencapai 400 orang dan tampaknya dikelola oleh orang-orang India. 

Baca Juga

Masjid Dar Al Salam juga memiliki perpustakaan yang lumayan memiliki banyak koleksi bukunya. Adapun di depan masjid ini banyak terdapat gelandangan yang berkeliaran. Ada juga sebagian dari mereka yang tidur di trotoar masjid. 

Menurut penuturan Kiai Ali, para gelandangan nampaknya sering berkumpul di sana karena di depan masjid setiap siangnya ada pembagian makan siang yang gratis. Mereka antri untuk mendapatkan makan siang, jumlah mereka sekitar 70 orang. 

Setelah menunaikan shalat Jumat di Masjid Dar Al Salam San Fransico, Kiai Ali pergi menuju ibukota California State, Sacramento. Adapun jarak antara San Fransisco dengan Sacramento hanya 140 kilometer. 

Bila tidak macet, jarak seperti itu hanya ditempuh dalam waktu satu jam setengah, karena melalui jalan tol. Tetapi siang itu jalan yang dilalaui Kiai Ali macer, sehingga beliau baru tiba tiga jam perjalanan untuk menuju Sacramento. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 

BERITA TERKAIT

 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA