Friday, 4 Rabiul Awwal 1444 / 30 September 2022

Tampil dengan 10 Pemain, Barito Tahan Imbang tanpa Gol Borneo FC

Rabu 22 Jun 2022 18:34 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Endro Yuwanto

Penggawa Borneo FC. Borneo FC gagal memanfaatkan keunggulan satu pemain atas Barito Putera setelah bermain imbang 0-0 dalam penyisihan Grup B Piala Presiden di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (22/6/2022).

Penggawa Borneo FC. Borneo FC gagal memanfaatkan keunggulan satu pemain atas Barito Putera setelah bermain imbang 0-0 dalam penyisihan Grup B Piala Presiden di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (22/6/2022).

Foto: Dok Liga Indonesia Baru
Barito tampil dengan 10 pemain di awal babak kedua usai Sokoy mendapat kartu merah.

REPUBLIKA.CO.ID, SAMARINDA -- Borneo FC gagal memanfaatkan keunggulan satu pemain atas Barito Putera setelah bermain imbang 0-0 dalam penyisihan Grup B Piala Presiden di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (22/6/2022). Barito bermain dengan sepuluh pemain di awal babak kedua setelah Frank Sokoy diganjar kartu merah karena mendapatkan akumulasi dua kartu kuning.

Permainan berlangsung dengan tempo sedang di babak pertama. Meskipun lebih menguasai penguasaan bola, Borneo kesulitan menembus ke area kotak penalti. Opsi melakukan lebih banyak tendangan jarak jauh pun selalu dilakukan.

Baca Juga

Adapun Barito bermain lebih bertahan dan menunggu peluang bagus untuk membongkar pertahanan Barito. Pada menit ke-27, Matheus Pato melakukan tembakan keras dari luar kotak penalti yang nyaris berbuah gol. Pasalnya, kiper Barito berhasil memblok menggunakan badannya.

Borneo masih kesulitan membongkar pertahanan Barito yang hampir seluruh pemainnya menumpuk di lini belakang. Di menit ke-40 Kei Hirose mendapatkan kesempatan menusuk ke garis penalti Barito tetapi ia memilih melakukan tembakan yang lemah sehingga mudah ditangkap kiper.

Pada menit ke-47, Barito memiliki peluang memberikan ancaman ke gawang Bornio ketika Rizky Pora yang berdiri sendiri di garis penalti terlambat menyambut umpan rekannya. Hingga babak pertama usai tak ada gol tercipta.

Borneo tak menurunkan tekanan ketika babak kedua dimulai dan langsung menciptakan beberapa kali peluang melalui Pato dan Terens Puhiri. Borneo kian nyaman mengembangkan permainan setelah Frank Sokoy diganjar kartu merah.

Tendangan bebas yang didapatkan Borneo usai kartu merah nyaris berbuah gol ketika Nur Hardianto menyambut umpan lambung ke tiang jauh. Namun tembakannya berhasil diblok pemain Barito. Beberapa menit kemudian, Barito mendapatkan peluang dari sundulan Rafael Silva.

Borneo mencoba meningkatkan serangan. Pada menit ke-64 Bustos mendapatkan ruang tembak yang leluasa. Tetapi tembakannya dari luar kotak penalti melambung di atas mistar. Kalah dalam jumlah pemain, Barito hanya mengandalkan bola mati untuk menciptakan peluang.

Pada menit ke-74, Barito melakukan serangan balik cepat memanfaatkan pemain lawan yang banyak naik ke depan. Namun, tembakan Rafael dari luar kotak penalti ditepis kiper Barito sehingga hanya menghasilkan tendangan sudut.  

Borneo terus menggempur pertahanan Barito yang bermain rapat di pertahanan. Namun usaha itu tak berbuah hasil hingga pertandingan usai skor tetap 0-0.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA