Monday, 17 Muharram 1444 / 15 August 2022

Januari-Juni: 113.218 Dosis Vaksin Covid-19 di Provinsi Bengkulu Kedaluwarsa

Senin 20 Jun 2022 20:20 WIB

Red: Reiny Dwinanda

Vaksin Covid-19 AstraZeneca. Provinsi Bengkulu mencatat, vaksin Covid-19 AstraZeneca paling banyak yang masuk masa kedaluwarsa.

Vaksin Covid-19 AstraZeneca. Provinsi Bengkulu mencatat, vaksin Covid-19 AstraZeneca paling banyak yang masuk masa kedaluwarsa.

Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Vaksin Covid-19 yang kedaluwarsa di Provinsi Bengkulu paling banyak AstraZeneca.

REPUBLIKA.CO.ID, KOTA BENGKULU -- Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu menyebutkan bahwa sepanjang Januari hingga Juni 2022 terdapat sebanyak 113.218 dosis vaksin Covid-19 yang telah memasuki masa kedaluwarsa. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, mengatakan bahwa vaksin yang telah kedaluwarsa tersebut merupakan jenis AstraZaneca, Moderna, dan Sinovac.

"Sejak Januari hingga 8 April saja, sudah ratusan ribu dosis vaksin di Provinsi Bengkulu telah memasuki masa kedaluwarsa," kata Herwan di Bengkulu, Senin (20/6/2022).

Baca Juga

Vaksin kedaluwarsa terbanyak merupakan jenis AstraZaneca yang mencapai 104.310 pada Februari. Rinciannya, vaksin berasal dari Kabupaten Bengkulu Selatan sekitar 2.750 dosis, Kabupaten Rejang Lebong 21.230 dosis, Kabupaten Bengkulu Utara 4.460 dosis, Kabupaten Kaur 8.390 dosis, Kabupaten Seluma 16.980 dosis, Kabupaten Mukomuko 16.120 dosis, Kabupaten Lebong 1.660 dosis, Kabupaten Kepahiang 8.440 dosis.

 

 
 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA