Sunday, 29 Safar 1444 / 25 September 2022

Ridwan Kamil dan Keluarga Sudahi Dukacita, Siap Lanjutkan Kebaikan Eril

Senin 20 Jun 2022 11:55 WIB

Rep: arie lukihardianti/ Red: Hiru Muhammad

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (ketiga kanan) menggendong putranya Arkana Aidan Misbach bersama istrinya Atalia Praratya (kedua kiri) dan putrinya Camillia Laetitia Azzahra (kiri) mengikuti prosesi pemakaman putra sulungnya Emmeril Khan Mumtadz di Islamic Centre Baitul Ridwan, Cimaung, Kabupaten Bandung, Senin (13/6/2022). Putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil tersebut meninggal terbawa arus di Sungai Aare, Kota Bern, Swiss pada 26 Mei 2022 dan jenazahnya ditemukan di Bendungan Engehalde, Kota Bern, Swiss pada 8 Juni 2022. Foto: Republika/Abdan Syakura

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (ketiga kanan) menggendong putranya Arkana Aidan Misbach bersama istrinya Atalia Praratya (kedua kiri) dan putrinya Camillia Laetitia Azzahra (kiri) mengikuti prosesi pemakaman putra sulungnya Emmeril Khan Mumtadz di Islamic Centre Baitul Ridwan, Cimaung, Kabupaten Bandung, Senin (13/6/2022). Putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil tersebut meninggal terbawa arus di Sungai Aare, Kota Bern, Swiss pada 26 Mei 2022 dan jenazahnya ditemukan di Bendungan Engehalde, Kota Bern, Swiss pada 8 Juni 2022. Foto: Republika/Abdan Syakura

Foto: REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA
Emil menghaturkan banyak terima kasih kepada berbagai pihak yang telah membantunya

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG--Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memastikan rangkaian kegiatan duka cita (takziah) almarhum Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril yang digelar di Gedung Negara Pakuan berakhir. 

Pengajian  dan doa bersama yang digelar di Gedung Pakuan pada Ahad (19/6/2022) menjadi pengajian pamungkas setelah digelar selama dua pekan berturut-turut. "Insya Allah saya bukan orang tua yang bersedih tapi berbahagia (dengan banyaknya doa baik untuk almarhum Eril,"  ujar Ridwan Kamil.

Baca Juga

Menurut Emil,  Eril bukanlah milik mereka semata. Tapi,  Eril merupakan milik umat. Sejumlah jejak kebaikan Eril semasa hidupnya akan dilanjutkan seperti senantiasa bersedekah bagi mereka yang membutuhkan dan untuk kemaslahatan umat. 

Emil mencontohkan, mobil antik warna merah tetap bisa dimanfaatkan untuk disewakan. Penghasilannya akan disumbangkan untuk pembangunan Masjid Al Mumtadz di Cimaung Kabupaten Bandung. Termasuk pada hari ulang tahun Eril setiap 25 Juni diimbau untuk bersedekah meningkatkan kesalehan sosial. 

Emil pun akan kembali menata sisa-sisa ungkapan duka cita yang hadir untuk keluarga besarnya. Sebanyak 1.200 karangan dan buket bunga duka cita yang ada di Gedung Pakuan maupun Gedung Sate akan dibersihkan. Dia akan menggaet seniman yang bernama Jibril untuk menyulap karangan-karangan bunga duka cita tersebut menjadi karya seni yang dapat dinikmati banyak orang. "Karangan bunga ini akan didaur ulang jadi karya seni," katanya. 

Selebihnya, Emil menghaturkan banyak terima kasih atas segala bala batuan selama proses pencarian hingga pemakaman Eril tuntas. Banyak hikmah yang dia dan keluarga dapatkan selama 14 hari ke belakang ini. 

"Atas nama keluarga kami menghaturkan terima kasih. Mudah-mudahan mereka yang tenaganya terkuras selama dua minggu ini dibalas oleh Allah SWT. Saya paham sekarang, kenapa Allah kasih 14 hari, untuk akhirnya dapat dipertemukan dengan Eril. Ternyata di situ ada jutaan doa, jutaan pemuda yang termotivasi, jutaan orang tua termotivasi," paparnya.

Salah satu buah hikmah tersebut, dia dan keluarga pun diundang Kerajaan Arab Saudi untuk berhaji. Ridwan pamit awal Juli bersama istri dan anak keduanya menunaikan ibadah haji sembari menghajikan Eril. 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA