Tuesday, 18 Muharram 1444 / 16 August 2022

Mager Bisa Tingkatkan Risiko Serangan Jantung, Kenali Olahraga yang Aman Sesuai Usia

Selasa 14 Jun 2022 19:44 WIB

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Reiny Dwinanda

Olahraga (ilustrasi). Malas gerak dapat membuat orang mengalami peningkatan berat badan hingga alami darah tinggi, kolesterol, dan diabetes. Hal itu merupakan faktor risiko serangan jantung.

Olahraga (ilustrasi). Malas gerak dapat membuat orang mengalami peningkatan berat badan hingga alami darah tinggi, kolesterol, dan diabetes. Hal itu merupakan faktor risiko serangan jantung.

Foto: Pixnio
Mager alias malas gerak bisa meningkatkan risiko serangan jantung.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pesatnya perkembangan teknologi memang telah mempermudah kehidupan manusia. Di sisi lain, hal itu juga membentuk gaya hidup mager alias malas gerak yang bisa meningkatkan risiko serangan jantung.

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah Denio Adrianus Ridjab mengatakan bahwa kebiasaan mager ini bisa berbahaya karena bisa menyebabkan penyakit jantung dan serangan jantung. Sebab, orang yang mager lebih mungkin mengalami peningkatan berat badan, yang secara otomatis menyebabkan darah tinggi, kolesterol naik, dan kadar gula darah tinggi.

Baca Juga

"Itu semua adalah faktor risiko serangan jantung. Jadi memang berbahaya sekali kalau terus dibiasakan, terus malas bergerak atau rebahan," kata dr Denio dalam webinar Heartology, Selasa (14/6/2022).

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA