Sunday, 14 Rajab 1444 / 05 February 2023

Afghanistan Mulai Berangkatkan Jamaah Haji ke Tanah Suci

Ahad 12 Jun 2022 07:46 WIB

Rep: Andrian Saputra/ Red: Andi Nur Aminah

Jamaah haji asal Afghanistan (ilustrasi)

Jamaah haji asal Afghanistan (ilustrasi)

Foto: Republika/Fitriyan Zamzami
Saudi telah mengalokasikan kuota haji bagi jamaah Afghanistan sebanyak 13.582 jamaah.

REPUBLIKA.CO.ID, KABUL -- Jamaah haji Afghanistan akan memulai perjalanan ke Arab Saudi untuk melaksanakan ibadah haji pada Ahad (12/6/2022). Pemberangkatan ini penuh dengan kegembiraan di antara para peserta haji yang sebelumnya dibatasi karena pandemi Covid-19.

Pemerintah Arab Saudi telah mengalokasikan kuota haji bagi jamaah Afghanistan sebanyak 13.582 jamaah untuk melakukan haji pada 2022. Kedutaan Besar Arab Saudi di Kabul mulai mengeluarkan visa Ahad lalu.

Baca Juga

“Tahun ini, 13.582 jamaah haji akan berangkat dari Afghanistan bersama sejumlah pembimbing. Rombongan haji pertama akan berangkat dari Kabul besok (Ahad),” kata Mawlawi Israrulhaq Rahmani, seorang pejabat dari Kementerian Haji dan Urusan Agama Afghanistan  seperti dilansir Arab News Ahad (12/6/2022).

“Kami telah mengerjakan persiapan dan tugas administrasi haji selama berbulan-bulan sekarang, tetapi Kedutaan Besar Saudi mengkonfirmasi mengeluarkan visa minggu lalu," katanya.

Para peziarah Afghanistan mengatakan mereka menantikan perjalanan ke kota suci Islam di Makkah. Naser Khan, 62 tahun, yang berasal dari distrik Surobi di Kabul, telah mendaftar haji sebelum pandemi. Tahun ini, akhirnya bisa berangkat haji.

“Saya mendaftar haji tiga tahun lalu dan akan pergi tahun. Saya sangat bersyukur mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi tempat paling suci di dunia ini. Ini pertama kalinya bagi saya, dan saya merasa sangat diberkati," katanya

Abdul Qayum, yang berasal dari provinsi Logar Afghanistan, juga mengungkapkan rasa syukurnya karena bisa menunaikan ibadah haji. “Kami bersyukur kepada Tuhan bahwa kami akhirnya bisa pergi haji setelah Covid-19 dan pergantian pemerintahan. Kami datang dengan paspor dan tas kami dan akan melakukan penerbangan pertama besok, insya Allah," ujarnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA