Thursday, 8 Zulhijjah 1443 / 07 July 2022

Tahun Lalu, Maserati Jual 24 Ribu Unit Mobil

Jumat 27 May 2022 04:38 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Maserati.

Maserati.

Foto: Antara
Penjualan Maserati naik 7.300 unit dibandingkan 2020.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pabrikan supercar Italia, Maserati pada Rabu (25/5/2022) waktu setempat mengenalkan Maserati MC20 Cielo. Maserati tahun lalu telah menjual 24.200 unit mobil.

Angka ini lebih banyak 7.300 unit dibandingkan 2020. Kendati demikian, jumlah itu masih jauh dari puncak penjualan 51.500 unit pada 2017.

Baca Juga

"Sukses dalam jumlah penjualan, belum tentu untuk pelanggan," CEO Maserati, Davide Grasso dilansir Reuters pada Kamis (26/5/2022).

Namun, Davide Grasso menyayangkan adanya tingkat kerusakan produk yang dialami Maserati pada periode itu justru lebih tinggi dari rata-rata mobil pasar mewah."Anda memasuki 'lingkaran setan' pada mobil yang tidak terjual sehingga diskon yang ditawarkan semakin besar," katanya.

"Kami tidak cukup baik pada kualitas, powertrain baru, fitur infotainment," ucap dia.

Grasso bilang, kinerja Maserati akan terus meningkat pada tahun ini dan 2023 dalam hal pangsa pasar, produk, pendapatan, dan margin. Chief Commercial Officer, Bernard Loire mengatakan penjualan mereka berpotensi mencapai 30.000 unit pada tahun ini, meskipun itu bukanlah target perusahaan.

"Itu proyeksi berdasarkan kinerja kami saat ini," katanya.

Loire mengatakan China adalah pasar terbesar kedua Maserati setelah Amerika Serikat. Adapun untuk MC20 Cielo yang baru diluncurkan, Maserati kemungkinan akan mengirimkan kepada pelanggan mulai kuartal pertama tahun 2023. Dengan demikian, MC20 Cielo baru bisa berkontribusi pada penjualan Maserati mulai tahun 2023.

Dilengkapi mesin enam silinder 3.000 cc dengan kecepatan tertinggi 320 km per jam, Maserati MC20 Cielo dijual 277.000 dolar AS (Rp 4 miliar). Harga ini lebih mahal dari model entry level dari Ferrari dan Aston Martin. MC20 dan MC20 Cielo akan diproduksi di Modena dengan kapasitas manufaktur sebanyak 1.400 unit per tahun.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA