Wednesday, 7 Zulhijjah 1443 / 06 July 2022

Bangka Barat Gandeng Telkom Atasi Wilayah Blank Spot

Rabu 25 May 2022 23:21 WIB

Rep: Antara/ Red: Christiyaningsih

Warga menggunakan telepon genggam untuk menikmati akses internet gratis. PT Telkom Wilayah Regional 1 Sumatra siap membantu Bangka Barat bebas area blank spot. Ilustrasi.

Warga menggunakan telepon genggam untuk menikmati akses internet gratis. PT Telkom Wilayah Regional 1 Sumatra siap membantu Bangka Barat bebas area blank spot. Ilustrasi.

Foto: ANTARA/Wahdi Septiawan
PT Telkom Wilayah Regional 1 Sumatra siap membantu Bangka Barat bebas area blank spot

REPUBLIKA.CO.ID, MENTOK - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berupaya menggandeng PT Telkom Wilayah 1 Sumatra untuk mengatasi permasalahan blank spot atau wilayah yang belum tersentuh sinyal telekomunikasi di daerah itu.

"Dari pembicaraan yang telah kita lakukan kemarin, kami berharap PT Telkom bisa meluncurkan teknologi Starlink atau jaringan internet nirkabel pada 2023 di Bangka Barat," kata Wakil Bupati Bangka Barat Bong Ming Ming di Mentok, Rabu (25/5/2022).

Baca Juga

Menurut dia, peluncuran teknologi telekomunikasi digital tanpa kabel atau penyediaan sinyal dengan memanfaatkan satelit tersebut penting dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang selama ini tinggal di wilayah tanpa sinyal. "Saya rasa ini sangat penting untuk Kabupaten Bangka Barat. Internet juga sangat dibutuhkan untuk kita menyampaikan informasi, edukasi, dan banyak hal kepada masyarakat hingga pelosok," ujarnya.

Hal ini dikatakan Bong Ming Ming setelah melakukan pertemuan dengan Senior Manager Business Goverment Enterprise Service PT Telkom Regional 1 Sumatra Sahat Charles Napitupulu di Palembang. PT Telkom Regional 1 Sumatra merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang jasa dan jaringan telekomunikasi yang mengoperasikan pelayanan pelanggan di setiap wilayah. Dalam pertemuan tersebut Bong Ming Ming mengharapkan di Bangka Barat tidak ada lagi blank spot.

"Setelah ini kita akan melakukan kerja sama dilanjutkan dengan pembicaraan secara rinci berbagai persiapan langkah yang akan dilakukan dan ditargetkan pada 2023 PT Telkom bisa meluncurkan teknologi Starlink sehingga tidak ada lagi wilayah di Bangka Barat yang tidak mendapatkan sinyal telekomunikasi digital," katanya.

Pada pertemuan itu, Sahat Charles berjanji PT Telkom Wilayah Regional 1 Sumatra siap membantu Bangka Barat bebas area blank spot. "Mungkin minggu depan tim internal akan melakukan diskusi kepada Telkom Group agar mendukung upaya ini supaya secara komersial bisa secepatnya kita luncurkan untuk seluruh area di Bangka Barat," katanya.

Berdasarkan data Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bangka Barat, sampai saat ini masih terdapat 16 titik yang tidak ada sinyal telekomunikasi yang terdapat di lima kecamatan yaitu di Kecamatan Kelapa terdiri dari Desa Pangkalberas, Kayuarang, Airbulin, dan Desa Tuik. Untuk Kecamatan Tempilang terdapat dua lokasi yaitu Desa Sinarsari dan Tanjungniur.

Sedangkan di Parittiga dua lokasi yaitu Desa Airgantang dan Desa Telak. Selanjutnya, Kecamatan Simpangteritip terdiri dari Desa Berang, Dusun Rajek, Desa Rumpis, dan Dusun Belar serta di Kecamatan Jebus terdiri dari Desa Sungaibuluh, Mislak, dan Desa Limbung.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA