Ahad 22 May 2022 16:29 WIB

Haryadi Suyuti : Saya Menjadi Anggota Masyarakat Yogya

Kebijakan yang sedang maupun akan dilakukan sudah ada di Pemkot Yogyakarta.

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Yusuf Assidiq
Mantan wali kota Yogyakarta Haryadi Suyuti.
Foto: Antara
Mantan wali kota Yogyakarta Haryadi Suyuti.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Masa kepemimpinan Haryadi Suyuti sebagai Wali Kota Yogyakarta dan Heroe Poerwadi sebagai Wakil Wali Kota Yogyakarta berakhir pada 22 Mei 2022 ini. Penjabat (Pj) Wali Kota Yogyakarta yakni Sumadi juga sudah dilantik di Bangsal Kepatihan, Yogyakarta, Ahad (22/5/2022).

"Saya menjadi anggota masyarakat Yogya, sukses selalu untuk Pak Sumadi," kata Haryadi usai acara pelantikan Pj Wali Kota Yogyakarta dan pelantikan Pj Bupati Kulonprogo di Bangsal Kepatihan, Yogyakarta.

Haryadi mengatakan siap mendukung kebijakan dan upaya yang akan dilakukan oleh Pj Wali Kota ke depan. Haryadi juga menegaskan siap untuk membantu kepemimpinan Pj Wali Kota Yogyakarta  jika dibutuhkan.

"Saya, Pak Heroe, anytime kami menyiapkan diri kami untuk selalu (membantu) dan saya rasa mendukung Pk Pj Wali Kota Yogyakarta," ujar Haryadi.

Ia menyebut, segala kebijakan yang ada, kebijakan yang sedang maupun kebijakan yang akan dilakukan sudah ada di Pemerintah Kota Yogyakarta. Dengan begitu, penjabat yang sudah dilantik dapat melanjutkan kebijakan-kebijakan yang sudah dibentuk maupun yang sedang dan yang akan dilakukan.

"Saya tidak akan titip, tetapi saya siap untuk mendukung apa yang akan dilakukan oleh Pj Wali Kota karena semua sudah ada, apa yang dilakukan, apa yang sudah, sedang, dan akan dilakukan. What we have done, what we are doing now, what to do, itu sudah ada di sana semua," jelasnya.

Haryadi menceritakan, saat dilantik sebagai kepala daerah Kota Yogyakarta pada 2017 lalu, ia mengaku siap untuk melaksanakan tugas. Selama masa kepemimpinannya bersama Heroe, Haryadi menyebut sudah sepakat untuk selesai di 2022.

"Saya sudah bersepakat dengan Pak Heroe (saat) dilantik 2017 bahwa kami juga akan selesai di 2022. Jadi bukan sesuatu hal yang macam-macam, laksanakan saja. Saya bilang (ke) Pak Heroe, kerjakan saja, lima tahun tidak akan lama, dan kita bersiap untuk nantinya akan selesai hari ini," tambah Haryadi.

Sementara itu, Heroe sebelumnya juga sudah menyebut bahwa prioritas yang harus diselesaikan oleh Pj Wali Kota Yogyakarta yakni membangun kebangkitan ekonomi sosial. Pasalnya, di masa terkendalinya pandemi Covid-19 saat ini, pemulihan ekonomi harus terus didorong.

"Di saat pandemi sudah mulai mereda, saatnya kita untuk mendorong agar pemulihan dan kebangkitan ekonomi bisa kita jalankan," kata Heroe belum lama ini.

Heroe berharap kebangkitan ekonomi sosial di Kota Yogyakarta akan berjalan dengan cepat. Hal ini didukung salah satunya dengan cakupan vaksinasi Covid-19 yang sudah tinggi.

Untuk cakupan vaksinasi dosis pertama dan dosis kedua di Kota Yogyakarta sendiri sudah lebih dari 100 persen. Sedangkan, untuk cakupan vaksinasi booster (dosis ketiga) juga sudah diatas rata-rata yang ditetapkan.

"Saya berharap semoga Yogyakarta secara modal sudah cukup, dari sekitar 87 persen booster, 250 persen vaksin dan ketaatan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan itu bisa menjadi energi yang mempercepat pemulihan ekonomi di Kota Yogyakarta," ujarnya.

Dengan berakhirnya Wali Kota/Wakil Wali Kota Yogyakarta pada 22 Mei 2022 ini, Heroe pun berencana untuk mencalonkan diri kembali di pilkada 2024 mendatang. "Insya Allah (akan maju) karena masih panjang, moga-moga kita diberikan sehat sehingga pada saatnya nanti bisa ikut event di 2024," jelas Heroe.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement