Monday, 28 Zulqaidah 1443 / 27 June 2022

PSG Umumkan Mbappe Resmi Bertahan

Ahad 22 May 2022 12:51 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Gilang Akbar Prambadi

CEO PSG Nasser Al-Khelaifi berposes bersama Kylian Mbappe seusai penandatangan kontrak baru di Paris, Prancis, Ahad (22/5/2022).

CEO PSG Nasser Al-Khelaifi berposes bersama Kylian Mbappe seusai penandatangan kontrak baru di Paris, Prancis, Ahad (22/5/2022).

Foto: Dok. Twitter PSG
Ia akan terus membela di PSG hingga tiga tahun ke depan.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Kylian Mbappe menandatangani kontrak baru di Paris Saint-Germain (PSG). Ia akan terus membela di PSG hingga tiga tahun ke depan.

Tepatnya sampai Juni 2025. Pemberitaan ini menjadi jawaban teka-teki yang selama ini berkembang. Sebelumnya, yang bersangkutan sempat dikaitkan dengan Real Madrid.

Baca Juga

"PSG mengumumkan kesepakatan baru ini, dalam beberapa jam mendatang," demikian laporan yang dikutip dari theathletic.com, Ahad (22/5).

Sebelumnya kontrak Mbappe di Parc des Princes hingga Juni 2022. Jika tak ada perubahan ia bakal berstatus agen bebas. Madrid berada di garis terdepan, calon pemilik bintang Prancis itu.

Sang penyerang disebut-sebut sudah menyetujui persyaratan pribadi dengan Los Blancos. Blakangan terjadi perubahan. Ia memilih bertahan di Les Parisiens. 

PSG melakukan segala cara untuk mempertahankan andalan mereka. Raksasa Prancis menjadikan Mbappe sebagai pusat proyek pengembangan klub. Pemuda 23 tahun itu pun sepakat dengan rencana Les Rouge-et-Bleu.

Eks AS Monaco itu terus menjadi sosok pembeda di lini depan PSG. Tak terkecuali sepanjang musim ini bergulir. Ia tetap bersinar meski Les Parisiens memiliki Lionel Messi dan Neymar jr.

Skuad polesan Mauricio Pochettino baru saja menjuarai Ligue 1 Prancis. Rupanya para penggemar kurang puas dengan gelar tersebut. Mereka menginginkan lebih.

Dengan bermaterikan pemain kelas dunia, PSG dituntut berjaya di Eropa. Musim ini, langkah anak asuh Pochettino di panggung Liga Champions, terhenti di perempatfinal. Keadaan demikian menimbulkan protes keras.

Penggemar sempat mengejak Messi dan Neymar. Tapi mereka tetap memberikan dukungan maksimal pada Mbappe.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA