Friday, 2 Zulhijjah 1443 / 01 July 2022

Ini Cara Jago Syariah Bantu Masyarakat Berinvestasi Syariah

Kamis 19 May 2022 19:29 WIB

Rep: Meiliza Laveda/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

 webinar Sharia Financial Planning, Kamis (19/5/2022). Head of Sharia Business Development & Business Solution Jago Syariah Agung Lesmana (kanan bawah)

webinar Sharia Financial Planning, Kamis (19/5/2022). Head of Sharia Business Development & Business Solution Jago Syariah Agung Lesmana (kanan bawah)

Foto: tangkapan layar
Jago Syariah bekerja sama dengan Bibit agar masyarakat mudah berinvestasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pandemi Covid-19 berdampak pada banyak aspek. Salah satunya terhadap perubahan perilaku masyarakat yang hidup dalam era digital.

“Saat ini masyarakat hidup dalam era digital yang membuat mereka ingin lebih transparan, memegang kendali atas aktivitas yang dilakukan, dan menunda pengeluaran uang yang bersifat konsumtif,” kata Head of Sharia Business Development & Business Solution Jago Syariah Agung Lesmana dalam webinar Sharia Financial Planning, Kamis (19/5/2022).

Penundaan pengeluaran yang bersifat konsumtif ini dialokasikan untuk investasi. Ini membuat tingkat pengetahuan keuangan syariah masyarakat kian meningkat.

Terlebih, tinggal di negara yang mayoritasnya Muslim. Semakin berjalannya waktu semakin sadar akan pentingnya paham keuangan syariah.

Jago Syariah melihat perubahan tersebut dan ingin menjadi wasilah, yang berarti memenuhi kebutuhan masyarakat. “Tren saat ini dan ke depannya, masyarakat ingin investasi syariah yang berbasis digital yang dikemas dalam apikasi. Oleh karena itu, Jago Syariah hadir,” ujarnya

Jago Syariah mempunyai teknologi terkini yang tidak kalah dengan bank konvensional lain. Misal, fitur kantong (pocket). Fitur kantong dapat mengelola tabungan di kantong terpisah. Nasabah bisa membuat kantong baru, menghapus, atau membagikannya dengan teman atau keluarga.

Nasabah bisa memanfaatkan fitur kantong untuk menyimpan tabungan atau dikenal dengan saving pocket. Tiap nasabah bisa membuka sebanyak 20 kantong tabungan. “Misal, mau naik haji. Nasabah bisa membuat kantong khusus untuk naik haji,” ucapnya.

Agung menjelaskan setiap kantong memiliki rekening berbeda. Fitur kantong ini bertujuan agar tujuan keuangan nasabah lebih jelas dan terarah. Selain saving pocket, Jago Syariah juga menghadirkan fitur shared pocket.

“Shared pocket bisa mengatur keuangan bersama teman atau keluarga. Nantinya, nasabah dapat menabung dan menetapkan target bersama,” tambahnya.

Jago Syariah juga bekerja sama dengan Bibit yang membuat investasi lebih mudah dilakukan. Bibit merupakan mitra Jago Syariah sebagai solusi investasi yang menyediakan produk syariah terpecaya bagi seluruh nasabah Jago Syariah.

“Kita kerja sama dengan Bibit. Kalau sudah daftar di aplikasi, bisa juga langsung otomatias daftar ke Bibit. Kemudian pilih syariah supaya bisa memilih instrument syariah,” ucapnya.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA