Thursday, 1 Zulhijjah 1443 / 30 June 2022

Pelonggaran Kenakan Masker Harusnya Didahului Survei Antigen

Kamis 19 May 2022 17:08 WIB

Rep: Surya Dinata/ Red: Fian Firatmaja

Wisatawan berjalan-jalan tanpa menggunakan masker di kawasan wisata Malioboro, Yogyakarta, Rabu (18/5/2022). Beberapa wisatawan mulai tidak menggunakan masker saat berwisata usai adanya pelonggaran aturan pemakaian masker di tengah Pandemi Covid-19 oleh Presiden Joko Widodo.

Foto: Wihdan Hidayat / Republika
EMBED
Survei antigen dinilai penting dilakukan sebelum longgarkan aturan kenakan masker.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK — Presiden Joko Widodo mengeluarkan kebijakan untuk memperbolehkan masyarakat tidak menggunakan masker di ruang terbuka. Kebijakan tersebut dinilai epidemiolog terlalu terburu-buru.

Epidemiolog UI Dr. Tri Yunis Miko Wahyono mengatakan kebijakan pelonggaran penggunaan masker di ruang terbuka seharusnya didahului dengan survei antigen terlebih dahulu di berbagai kabupaten/kota. 

Tri menilai kebijakan tersebut dianggap terlalu terburu-buru sebab menurutya pemerintah hanya melakukan survei antibodi saja pada daerah tertentu. Sedangkan yang terpenting adalah survei antigen guna menentukan seseorang aman atau tidak dari penularan Covid-19. 

 

 

 

 

Videografer | Surya Dinata

Video Editor | Fian Firatmaja

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA