Thursday, 8 Zulhijjah 1443 / 07 July 2022

Menteri Singapura: Komunitas Muslim Melayu Mampu Kelola Krisis Covid-19 dengan Baik

Rabu 18 May 2022 00:05 WIB

Rep: mgrol135/ Red: Ani Nursalikah

Wisatawan menikmati suasana kawasan Masjid Sultan di Kampung Glam, Singapura, Jumat (16/8). Menteri Singapura: Komunitas Muslim Melayu Mampu Kelola Krisis Covid-19 dengan Baik

Wisatawan menikmati suasana kawasan Masjid Sultan di Kampung Glam, Singapura, Jumat (16/8). Menteri Singapura: Komunitas Muslim Melayu Mampu Kelola Krisis Covid-19 dengan Baik

Foto: Republika/Prayogi
Muslim perlu meningkatkan pengetahuan menghadapi masa depan dampak Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, SINGAPURA -- Menteri Urusan Muslim Singapura Masagos Zulkifli mengatakan masyarakat Melayu/Muslim mengelola krisis Covid-19 dengan baik dan mampu mengatasi tantangan lainnya. Untuk membantu anggota masyarakat terus maju lebih jauh, ia mengumumkan peningkatan beberapa program di bidang-bidang seperti pendidikan dan kesehatan.

 

Baca Juga

“Banyak pelajaran penting dan berharga yang bisa kita ambil dari pandemi ini. Dalam pandangan saya, kita telah sampai di posisi kita sekarang ini karena kita melakukannya dengan ilmu, kehati-hatian dan disiplin. Memang inilah dasar-dasar yang telah dibangun bulan Ramadhan dalam diri kita. selama bertahun-tahun kami berpuasa,” ujarnya, dilansir The Straits Times, Jumat (13/5/2022).

 

Ini merupakan kali pertama acara tersebut digelar secara fisik setelah sempat vakum selama dua tahun akibat pandemi. Masyarakat perlu lebih peduli dengan pendidikan dini anak-anaknya, serta pembelajaran sepanjang hayat.

“Meningkatkan pengetahuan kita penting karena kita menghadapi masa depan yang tidak terduga akibat dampak Covid-19 dan ketidakpastian ekonomi setelah perang di Ukraina,” katanya.

 

Namun, pengetahuan saja tidak cukup, dan masyarakat harus didorong oleh sektor keagamaan yang kompeten. Dia mengumumkan Dewan Agama Islam Singapura (Muis) akan memperluas beasiswa Sheikh Isa Semait. Beasiswa ini mendukung siswa madrasah berprestasi untuk melanjutkan studi sarjana di universitas Islam bergengsi di luar negeri.

 

"Satu juta dolar akan disisihkan setiap tahun untuk memberikan beasiswa kepada mahasiswa sarjana yang berpotensi di bidang agama. Beasiswa akan ditawarkan kepada kandidat terbaik mulai tahun ini. Lulusan yang berpotensi dapat ditawarkan beasiswa untuk studi pascasarjana mereka," ucap Masagos.

https://www.straitstimes.com/singapore/malaymuslim-community-has-managed-covid-19-crisis-well-well-placed-to-overcome-other-challenges-masagos

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA