Sunday, 4 Zulhijjah 1443 / 03 July 2022

Educa Studio Salatiga Kembangkan Game Edukasi Tanah Air

Selasa 17 May 2022 06:49 WIB

Rep: Dedy Darmawan Nasution/ Red: Agus Yulianto

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, usai berdialog dengan para pelaku UMKM dan industri kreatif Kota Salatiga, di kompleks Setda Pemkot Salatiga, saaat melakukan kunjungan kerja di Kota Salatiga, jawa Tengah, Senin (16/5).

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, usai berdialog dengan para pelaku UMKM dan industri kreatif Kota Salatiga, di kompleks Setda Pemkot Salatiga, saaat melakukan kunjungan kerja di Kota Salatiga, jawa Tengah, Senin (16/5).

Foto: Republika/Bowo Pribadi
Game merupakan salah satu subsektor ekonomi kreatif yang tumbuh positif saat pandemi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno dalam kunjungan kerjanya ke Jawa Tengah mengunjungi Educa Studio di Kota Salatiga. Educa Studio merupakan perusahaan startup yang mengkhususkan diri dalam perangkat lunak dan pengembangan game yang mendukung pendidikan untuk anak-anak. 

Brand product dari Educa Studio adalah Marbel (aplikasi dan game edukasi), Riri (komik dan animasi), dan Gamelab (pendidikan dan pelatihan). Hingga saat ini karya dari Educa Studio telah diunduh lebih dari 35 juta kali. 

"Hari ini saya berkesempatan (datang) langsung. Kalau Educa Studio ini sudah bertemu di Semarang terus mereka masuk final (Apresiasi Kreasi Indonesia) dan menjadi karya terbaik sebagai juara nasional dari kota Salatiga," kata Sandiaga, Senin (16/5/2022).

Keberhasilan Educa Studio dalam menghasilkan karya dan intellectual property tentu memberikan dampak yang besar terhadap perkembangan sektor ekonomi kreatif tanah air, khususnya di subsektor game. Di mana game merupakan salah satu subsektor ekonomi kreatif yang tumbuh positif di saat pandemi. 

"Kita langsung tadi menawarkan (berpartisipasi dalam) Gamescon dan Tokyo Game Show serta Hongkong International Licensing Show. Mudah-mudahan talenta terbaik dari Salatiga ini juga bisa berpartisipasi karena Indonesia merupakan 10 besar negara dengan pasar e-sport terbesar di Asia," kata Sandiaga. 

Sandiaga menekankan, penting bagi Educa Studio untuk menembus pasar internasional. Kata dia, rancangan Peraturan Presiden tentang pengembangan ekosistem game nasional sudah disusun, dan nanti akan ada Perpresnya. Dan Perpresnya ini akan membantu pelaku seperti Educa Studio sebagai pemain industri game untuk fokus terhadap game, khususnya di bidang pendidikan dan produksi IP yang sangat krusial. 

"Inovasi, adaptasi, dan kolaborasi harus kita terus gencarkan dengan semangat 3G gercep, geber, dan gaspol," ujarnya. 

Taman wisata sejarah Salatiga

Sebelumnya Menparekraf Sandiaga Uno juga berkesempatan meninjau lokasi pembangunan Taman Wisata Sejarah Salatiga di Kelurahan Bugel, Salatiga. Menparekraf mengapresiasi inisiasi dari Pemkot Salatiga membangun Taman Wisata Sejarah Salatiga yang akan menceritakan perjuangan tiga pahlawan besar asal Kota Salatiga yakni Yos Sudarso, Adi Sucipto, dan Brigjen Sudiarto. 

Lewat taman sejarah ini diharapkan masyarakat dapat belajar dan meneladani nilai-nilai kejuangan, nilai-nilai kepahlawanan, dan bela negara. 

"Kita harapkan taman wisata ini menjadi destinasi unggulan wisata berbasis sejarah," kata Sandiaga. 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA