Tuesday, 29 Zulqaidah 1443 / 28 June 2022

Teleskop Hubble Tangkap Foto Galaksi Berdebu Mirip Topi Meksiko 

Selasa 17 May 2022 08:45 WIB

Rep: mgrol136/ Red: Dwi Murdaningsih

Teleskop Luar Angkasa Hubble menangkap gambar galaksi Little Sombrero pekan ini.

Teleskop Luar Angkasa Hubble menangkap gambar galaksi Little Sombrero pekan ini.

Foto: hubble, NASA, ESA,
Galaksi Little Sombrero memiliki bentuk panjang dan tipis mirip topi Meksiko.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Teleskop Luar Angkasa Hubble menangkap gambar galaksi Little Sombrero pekan ini.  Galaksi itu dinamai demikian karena bentuknya yang panjang dan tipis dengan tonjolan di tengahnya, mengingatkan pada desain dari topi tradisional Meksiko.

Dilansir dari Digital Trends, Senin (16/5/2022), galaksi Little Sombrero yang umumnya dikenal sebagai NGC 7814 atau Caldwell 43, adalah galaksi kecil yang berjarak 40 juta tahun cahaya dan lebar 80.000 tahun cahaya. Galaksi Bima Sakti kita memiliki bentuk yang lebih besar, dengan diameter sekitar 106.000 tahun cahaya. 

Baca Juga

Little Sombrero memiliki fitur pembeda lainnya, yaitu galaksi ini sangat berdebu. Piringannya mengumpulkan debu, sedangkan tonjolan intinya lebih terang dan penuh bintang yang menerangi gas di sekitarnya.

The Little Sombrero adalah salah satu dari sepasang galaksi, dengan galaksi Sombrero menjadi saudara yang lebih tua. Galaksi Sombrero berukuran hampir sama dengan galaksi Sombrero Kecil, tetapi tampaknya lebih besar di langit karena lebih dekat dengan kita. 

Galaksi Sombrero juga dikenal sebagai Messier 104, berjarak 28 juta tahun cahaya dan memiliki bentuk yang mirip dengan Bima Sakti. Galaksi ini memiliki tonjolan pusat dan cakram lebar yang terlihat di tepinya.

Hubble juga memotret galaksi Sombrero dalam sebuah gambar terkenal yang dirilis pada tahun 2003. Karena dapat dilihat secara langsung dari Bumi, galaksi ini memiliki bentuk yang serupa. 

Gambar ini dipilih untuk memperingati ulang tahun kelima Hubble karena tingkat detailnya yang luar biasa, menangkap galaksi spektakuler di salah satu mosaik terbesar yang pernah dibangun dari data Hubble pada saat itu.

 
 

BERITA TERKAIT

 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA