Senin 16 May 2022 22:14 WIB

Gelar Vaksinasi dan Donor Darah, Kodam IX Udayana dan Perempuan Jenggala Dorong Bali Sehat

Aksi ini juga untuk membantu menambah stok darah yang masih menipis di PMI.

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Gilang Akbar Prambadi
Vaksin Covid-19 (ilustrasi)
Foto: www.pixabay.com
Vaksin Covid-19 (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BALI -- Kodam IX Udayana memperingati HUT ke-65 dengan menggelar bakti sosial donor darah dan vaksinasi bersama Perempuan Jenggala. Kegiatan yang digelar di Balai Budaya Giri Nata Mandala Puspem Bandung, Bali diharapkan bisa meningkatkan kekebalan tubuh komunal dan menambah jumlah stok darah PMI. 

Panglima Kodam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Sonny Aprianto mengatakan, vaksinasi dan donor darah merupakan salah satu bentuk kepedulian Kodam IX/Udayana bersama Perempuan Jenggala untuk mendukung program pemerintah dan menyatu dengan masyarakat membantu menyelesaikan masalah. 

Baca Juga

"Kemanunggalan TNI dengan Rakyat dalam rangka menyiapkan Ruang, Alat dan Kondisi Juang (RAK) secara dini untuk kepentingan pertahanan Negara," kata Sonny dalam keterangannya, Senin (16/5/2022). 

Senada dengan itu, Ketua Umum Perempuan Jenggala Vicky W Kartiwa mengatakan, donor darah dan vaksinasi digelar di Udayana, Bali ini penting karena Bali merupakan destinasi wisata utama turis mancanegara dan domestik serta menjadi lokasi forum-forum internasional. Hal ini diharapkan dapat membantu pemulihan masyarakat dari pandemi. 

"Kami sebagai organisasi sosial fokus di kesehatan masyarakat membantu pemulihan pandemi, dengan kegiatan ini sebagai upaya membantu percepatan vaksinasi pemerintah. Bali dipilih karena persiapan G20 dan juga karena destinasi wisata wisatawan luar," kata Vicky.

Dia menjelaskan, aksi ini juga untuk membantu menambah stok darah yang masih menipis di PMI. Kurangnya jumlah stok darah tersebut merupakan akibat isu hoax yang beredar di masyarakat tentang bahaya donor darah setelah menerima vaksin Covid-19. 

"Akibatnya pasokan mengalami penurunan. Sementara banyak kebutuhan Rumah Sakit yang terus membutuhkan transfusi darah, seperti penderita kanker, thalassemia dan cuci darah," kata Vicky.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement