JCC 2022 Branding Baru Perkembangan Ekonomi Kreatif

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Muhammad Fakhruddin

JCC 2022 Branding Baru Perkembangan Ekonomi Kreatif (ilustrasi).
JCC 2022 Branding Baru Perkembangan Ekonomi Kreatif (ilustrasi). | Foto: ANTARA/Dhemas Reviyanto

REPUBLIKA.CO.ID,YOGYAKARTA -- Puncak pagelaran Jogja Cross Culture (JCC) 2022 digelar di Teras Malioboro II, Ahad (16/5) malam. Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti mengatakan, JCC menjadi branding baru perkembangan industri ekonomi kreatif di Yogyakarta.

Melalui JCC, katanya, akan terbangun ekosistem yang meringankan beban kebutuhan lapangan kerja. Tidak hanya itu, JCC juga dinilai menambah pendapatan asli daerah (PAD) melalui penerimaan pajak dan retribusi.

"(JCC) Menampilkan branding baru yang positif bagi Kota Yogyakarta dimana industri ekonomi kreatif berkembang dengan pesat," kata Haryadi.

Ia berharap agar ekonomi kreatif di Kota Yogyakarta terus berkembang. Sehingga, hal tersebut dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di Kota Yogyakarta.

Baca Juga

"Maju terus ekonomi kreatif dan seni budaya Kota Yogyakarta, serta terus bahu-membahu dalam mengupayakan peningkatan perekonomian, pemberdayaan masyarakat secara menyeluruh untuk kesejahteraan segenap warga Kota Yogya," ujar Haryadi.

JCC sendiri merupakan kegiatan seni dan budaya yang dilaksanakan secara daring dan luring di 2022 ini. Tersaji di sepanjang 1,2 kilometer di Jalan Malioboro, kegiatan ini dimeriahkan seniman nasional hingga internasional.

Mulai dari Agung Gunawan, Sagitama, Erson Padapiran, Sabina Tisa, I Ketut Rina, Deden Bulenk, Boedhi Pramono, Tony Yap dari Australia dan Cristina Duque dari Ekuador. Kegiatan ini juga melibatkan kolaborasi bersama masyarakat dari 14 kecamatan yang ada di Kota Yogyakarta.

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengatakan, JCC digelar bukan hanya sebatas pertunjukan. Namun, JCC digelar dengan bertujuan untuk memperkenalkan karya seni lintas budaya.

Pasalnya, dalam pergelaran JCC ini juga melibatkan masyarakat. Heroe menuturkan, dalam pergelaran JCC ada proses untuk menciptakan karya seni dengan kolaborasi antar seniman dan masyarakat.

"Jadi nanti akan tercipta titik temu seniman punya ruang untuk berkarya dan tampil, sementara masyarakat bisa teredukasi terkait perkembangan seni budaya," kata Heroe.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


Wapres: 90 Persen Pelaku Ekonomi Kreatif Belum Punya Perlindungan Kekayaan Intelektual

Bangkitkan Ekonomi, Pelaku Kreatif Sukabumi Gagas SCH Classroom Ramadhan

Kelana Ramadhan Berbagi Inspirasi Pemulihan Ekonomi Berbasis Kearifan Lokal

Kemenparekraf Jalankan Strategi untuk Bawa Film Indonesia Mendunia

Gerakan BerkAH Berkomitmen Tampung Aspirasi Masyarakat

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan DIY, Jawa Tengah & Jawa Timur. Jalan Perahu nomor 4 Kotabaru, Yogyakarta

Phone: +6274566028 (redaksi), +6274544972 (iklan & sirkulasi) , +6274541582 (fax),+628133426333 (layanan pelanggan)

yogya@republika.co.id

Ikuti

× Image
Light Dark