Senin 16 May 2022 16:16 WIB

Revitalisasi GOR Pajajaran Bogor Butuh Ratusan Miliar

Diharapkan revitalisasi GOR Pajajaran bisa dilaksanakan tahun depan

Rep: Shabrina Zakaria/ Red: Andi Nur Aminah
Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim (ilustrasi)
Foto: Republika/Shabrina Zakaria
Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tengah menanti Instruksi Presiden (Inpres) terkait revitalisasi Gelanggang Olah Raga (GOR) Pajajaran, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. Diharapkan revitalisasi GOR Pajajaran bisa dilaksanakan tahun depan.

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, menjelaskan saat ini Inpres Revitalisasi GOR Pajajaran sedang disusun. Hal ini penting dalam prosesnya karena Pemkot Bogor meminta bantuan keuangan untuk pembangunan dari Pemerintah Pusat.

Baca Juga

“Bila tahun ini Inpres beres maka diharapkan tahun 2023 sudah dimulai (revitalisasi GOR Pajajaran, Red),” kata Dedie kepada Republika.co.id Senin (16/5/2022).

Lebih lanjut, Dedie menyebutkan, dalam Inpres tidak hanya melibatkan anggaran dari Pemerintah Pusat sendiri. Namun juga diwajibkan ada anggaran pendamping dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat dan APBD Kota Bogor.

Dedie mengatakan, pada tahap awal diperkirakan besaran anggaran akan didahului dari Pemerintah Pusat terlebih dahulu. Menilik Detail Engineering Design (DED), diperkirakan anggaran revitalisasi GOR Pajajaran mencapai ratusan miliar. “Besaran anggaran itu kan DED. Kalau nilai akhirnya, kita serahkan ke pusat,” tuturnya.

Senada dengan Dedie, Wali Koya Bogor, Bima Arya Sugiarto, mengaku masin menunggu anggaran dari Pemerintah Pusat. Dimana hal itu bergantung pada arahan dari Presiden RI.

“Karena presiden pimpinan tertinggi yang menentukan apakah anggaran ini akan dialokasikan untuk GOR dulu, atau untuk hal lain kepentingan pemerintah pusat,” kata Bima Arya.

Kendati demikian, menurutnya anggaran untuk revitalisasi GOR Pajajaran sudah ada sehingga ia berharap pembangunan bisa direalisasikan tahun depan. “Bantuan bentuknya, nilainya sekitar 700 (Rp 700 miliar, Red) untuk satu kawasan GOR,” imbuhnya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor, Herry Karnadi, menjelaskan pembaasan terkait revitalisasi GOR Pajajaran sudah dilaksanakan sejak tahun lalu. Dari informasi terakhir yang diterimanya, jelang Ramadhan tahun ini draf dari Inpres GOR Pajajaran sudah selesai. 

“Persyaratan administrasinya sudah selesai, sekarang tinggal proses dua tahap lagi nih. Penandatanganan Inpres oleh Pak Presiden dan penganggaran,” kata Herry.

Di samping itu, ia mengaku belum bisa menyebutkan besaran anggaran secara pasti. Dari ratusan miliar yang diperkirakan, angka pasti dari revitalisasi GOR Pajajaran memang belum ditentukan. “Masih kita godok lagi, belem ada angka pastinya karena semua di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR). Target pembangunannya awal tahun depan,” pungkas Herry.

 

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement