Friday, 21 Muharram 1444 / 19 August 2022

Kapolri Harap Buruh Indonesia Semakin Sejahtera

Sabtu 14 May 2022 19:35 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Sejumlah massa buruh saat melaksanakan aksi di depan Gedung DPR, Jakarta, Sabtu (14/5/2022). Dalam aksi yang merupakan rangkaian peringatan Hari Buruh Sedunia tersebut mereka menyuarakan 18 tuntutan salah satunya menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja. Republika/Putra M. Akbar

Sejumlah massa buruh saat melaksanakan aksi di depan Gedung DPR, Jakarta, Sabtu (14/5/2022). Dalam aksi yang merupakan rangkaian peringatan Hari Buruh Sedunia tersebut mereka menyuarakan 18 tuntutan salah satunya menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja. Republika/Putra M. Akbar

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Kapolri menilai buruh berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, mengharapkan para buruh Indonesia dapat semakin sejahtera. Harapan itu ia sampaikan bertepatan dengan kegiatan "May Day Fiesta" di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Sabtu,

"Tentunya, saya selaku Kapolri mewakili seluruh institusi Polri, dari lubuk hati yang paling dalam mengucapkan selamat ulang tahun untuk seluruh rekan-rekan buruh, baik yang ada di Indonesia maupun di luar negeri. Semoga buruh semakin sejahtera," ujar Sigit saat menyampaikan pidato singkat dalam kegiatan "May Day Fiesta" di Stadion Utama GBK, Jakarta, Sabtu.

Baca Juga

Ia pun mengatakan para buruh berperan dalam perbaikan pertumbuhan ekonomi Indonesia, terutama pada Covid-19.Menurutnya, berkat kerja keras buruh di masa pandemi Covid-19, pertumbuhan perekonomian Indonesia bahkan mampu mencapai angka lima persen.

"Angka ini jauh di atas pertumbuhan ekonomi negara-negara maju lainnya. Ini semua berkat partisipasi, kerja keras, keringat rekan-rekan buruh semua. Kami (Polri) mewakili Pemerintah mengucapkan terima kasih kepada seluruh rekan-rekan buruh," ujar Sigit.

Di samping itu, ia juga menyampaikan bahwa Indonesia sedang bergerak untuk menjadi negara produsen.Menurut Sigit, demi menjadi negara produsen, diperlukan berbagai macam kegiatan untuk menciptakan lapangan pekerjaan terbaru untuk masyarakat.

Hal itu, ujar dia, membutuhkan peran serta dari kelompok buruh.Selanjutnya, Sigit mengapresiasi massa buruh yang mampu melaksanakan "May Day Fiesta" secara damai, sebagaimana amanat konstitusi dan undang-undang."Kami minta semua dilaksanakan sesuai aturan undang-undang dan konstitusi. Alhamdulillah, hari ini, semua bisa ditunjukkan. Buruh yang begitu besar bisa berkumpul dengan khidmat, damai, dan menggembirakan. Itu menunjukkan Indonesia adalah negara demokrasi yang sudah modern," ucap Sigit.

Ia pun menegaskan komitmen pihaknya untuk mengawal dan menjaga ruang-ruang demokrasi yang digunakan buruh dalam menyampaikan aspirasi mereka demi mewujudkan cita-cita dan harapan yang diinginkan.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Sigit memimpin para buruh untuk menyanyikan salah satu lagu wajib nasional berjudul "Bagimu Negeri". Kapolri dan para buruh pun larut bernyanyi bersama.

Sebelumnya pada kesempatan yang sama, Presiden Partai Buruh Said Iqbal menyampaikan kegiatan "May Day Fiesta" diikuti oleh sekitar 50 ribu orang."Hari ini, kami melakukan 'May Day Fiesta'. Ada sekitar 50 ribu buruh (yang berpartisipasi). Berkat bantuan Sekretariat Negara dan Kepolisian RI, kami bisa menggunakan GBK dengan persyaratan menerapkan protokol kesehatan," kata dia.

Said pun mengatakan "May Day Fiesta" menjadi momentum bagi pihaknya bersama Gerakan Buruh Indonesia untuk mendorong perwujudan negara sejahtera yang berbasis kesejahteraan kelas pekerja.

sumber : Antara
Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA