Friday, 21 Muharram 1444 / 19 August 2022

Penembakan Jurnalis Palestina, MUI: Kejahatan yang Luar Biasa

Sabtu 14 May 2022 12:19 WIB

Rep: Havid Al Vizki/ Red: Fian Firatmaja

Warga Palestina mengepung jenazah jurnalis veteran Al-Jazeera Shireen Abu Akleh yang terbungkus bendera Palestina, saat dibawa ke kantor saluran berita di kota Ramallah, Tepi Barat, Rabu, 11 Mei 2022.

Foto: Abbas Momani/Pool via AP
EMBED
Perbuatan keji tentara Israel sudah tidak bisa ditoleransi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri, Sudarnoto Abdul Hakim menilai penembakan seorang jurnalis perempuan yang dilakukan oleh tentara Israel merupakan kejahatan yang luar biasa. Menurutnya perbuatan tersebut tidak bisa ditoleransi.

Sudarnoto mengatakan perbuatan yang dilakukan oleh tentara Israel tersebut tentu tidak bisa ditolerir oleh setiap orang yang berpikir sehat. Serta tidak bisa ditoleransi oleh keagamaan dan kehidupan sosial.

Menurutnya dosa Israel khususnya terhadap masyarakat Palestina sudah menumpuk. Karena menurutnya, negara tersebut sudah menyerang siapapun yang dianggap sebagai penghalang.

 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA