Kamis 12 May 2022 06:47 WIB

Menko Airlangga Dorong Percepatan Pembangunan Ekonomi di Jawa Barat

Perpres 87 Tahun 2021 terkait percepatan pembangunan kawasan Rebana dan Jabar selatan

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat memimpin rapat koordinasi percepatan pembangunan wilayah Provinsi Jawa Barat bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Rabu (11/5/2022).
Foto: Istimewa
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat memimpin rapat koordinasi percepatan pembangunan wilayah Provinsi Jawa Barat bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Rabu (11/5/2022).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memimpin rapat koordinasi bersama para menteri dan pimpinan lembaga, dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk mendorong percepatan pembangunan ekonomi di Jawa Barat, Rabu (11/5/2022).

Rakor ini membahas percepatan pelaksanaan Perpres Nomor 87 Tahun 2021, terkait Percepatan Pembangunan Kawasan Rebana dan Kawasan Jawa Barat Bagian Selatan. Termasuk 170 proyek dan program dengan nilai investasi sebesar Rp 370,93 Triliun.

Baca Juga

"Sesuai arahan Bapak Presiden, proyek-proyek dalam perpres tersebut harus dapat diselesaikan konstruksinya paling lambat pada 2024 atau telah memenuhi financial closing untuk proyek dengan skema KPBU," kata Airlangga yang juga Ketua Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) di Jakarta, Rabu (11/5/2022).

Selain itu, persoalan ketersediaan lahan dan proses perizinan juga perlu diselesaikan sebelum 2024. Berdasarkan pemantauan dan evaluasi, dua proyek dengan nilai Rp 1,4 triliun di Jawa Barat  selesai dibangun, 10 proyek senilai Rp 7,7 triliun dalam tahap konstruksi, 52 proyek senilai Rp 52,3 triliun dalam tahap persiapan, dan 106 proyek dengan nilai Rp 310,3 triliun dalam tahap perencanaan.

Dalam rapat ini, Menko Airlangga juga mendorong penyelesaian proyek-proyek yang dianggap prioritas dan memiliki dampak signifikan terhadap pemulihan ekonomi nasional. Khususnya proyek yang telah memasuki tahap konstruksi dan persiapan agar mendapat dukungan alokasi anggaran dari kementerian/lembaga sehingga dapat selesai pada 2024.

Ketua Umum DPP Partai Golkar ini juga mengingatkan pentingnya komitmen Gubernur Jawa Barat memenuhi kesiapan proyek untuk dapat didukung kementerian/lembaga terkait. Pemerintah Provinsi Jawa Barat perlu berkomitmen menyediakan lahan dan perizinan proyek, serta mendukung melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berharap, proyek-proyek mitigasi bencana terutama di lokasi pariwisata seperti pembangunan breakwater Pangandaran dapat menjadi contoh bagi upaya peningkatan resiliensi kawasan pariwisata di selatan Jawa.

Kang Emil turut menyambut baik percepatan pelaksanaan Perpres Nomor 87 Tahun 2021 ini. Ia berharap, perpres ini mendongkrak perekonomian dan memberikan tambahan pertumbuhan ekonomi Jawa Barat 2-4 persen.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement