Rabu 04 May 2022 09:51 WIB

Dinkes Sukabumi: tak Ada Penambahan Kasus Covid Sebelum dan Sesudah Lebaran

Dinkes Sukabumi menyebut tak ada kasus baru Covid-19 saat Hari Raya Idul Fitri.

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Bayu Hermawan
Ilustrasi menurunnya jumlah kasus Covid-19 pada tahun 2022.
Foto: www.freepik.com
Ilustrasi menurunnya jumlah kasus Covid-19 pada tahun 2022.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi mengatakan, tidak ada penambahan kasus baru Covid-19 sejak 30 April hingga 3 Mei 2022. Terakhir, kasus positif Covid-19 tercatat bertambah 1 kasus pada 29 April 2022.

''Data terbaru sebelum lebaran, pada hari lebaran dan setelahnya tidak ada kasus Covid-19 yang dilaporkan,'' ujar Kasi Promkes Dinkes Kota Sukabumi Ima Salamah, Rabu (4/5/2022). 

Baca Juga

Ima berharap melandainya kasus ini bisa terus berlanjut. Berdasarkan data, total kasus Covid-19 di Kota Sukabumi sejak 1 Januari 2022 hingga 3 Mei 2022 mencapai sebanyak 3.088 orang. Rinciannya sebanyak 3.079 orang sembuh, 1 orang isolasi mandiri, dan 7 orang meninggal dunia.

Menurunnya kasus Covid-19 juga berdampak pada penurunan keterisian tempat tidur (BOR) Covid-19 di rumah sakit. Di mana tingkat BOR Covid-19 hanya 0,31 persen atau hanya 1 orang yanh mendapatkan perawatan di rumah sakit yang merupakan warga luar Kota Sukabumi.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinkes Kota Sukabumi Lulis Delawati menerangkan, dari total tempat tidur sebanyak 327 unit yang terpakai hanya 1 unit di RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi. Sementara di rumah sakit lainnya tidak ada yang dirawat yakni di RSUD Al Mulk, RS Bhayangkara Setukpa, RS Assyifa, RS Kartika Kasih, dan RS Ridogalih.

Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi mengatakan, meskipun melandai ia berharap warga tetap memperhatikan protokol kesehatan dengan menggunakan masker. Langkah tersebut dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement