Datangi Posko Cikopo, Erick Thohir Beri Dukungan Moral untuk Petugas Mudik

Rep: Muhammad Nursyamsi/ Red: Endro Yuwanto

 Sabtu 30 Apr 2022 14:16 WIB

Menteri BUMN Erick Thohir (tengah). Erick Thohir melakukan pemantauan udara arus mudik di ruas tol Cikopo Km 72 pada Sabtu (30/4/2022). Foto: Republika/Rahayu Subekti Menteri BUMN Erick Thohir (tengah). Erick Thohir melakukan pemantauan udara arus mudik di ruas tol Cikopo Km 72 pada Sabtu (30/4/2022).

Erick mengapresiasi seluruh tim yang bertugas menyukseskan arus mudik tahun ini.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Badan Usaha Milik (BUMN) RI Erick Thohir melakukan pemantauan udara arus mudik di ruas tol Cikopo Km 72 pada Sabtu (30/4/2022). Erick juga menyambangi Posko Pelayanan dan Monitoring Mudik Km 72 dan mendengar penjelasan paparan oleh polantas.

Erick meneruskan pemantauan menuju Km 29 eks Cikarang Utama.

Baca Juga

"Tadi saya sudah memantau melalui udara. Saya merasakan kegalauan dan kompleksitas yang tidak mudah mengingat ekspektasinya luar biasa karena dua tahun tidak mudik," ujar Erick, Sabtu.

Dalam pemantauannya, Erick menyebut kepadatan mulai terjadi saat kendaraan memasuki area luar Jakarta. Tak hanya di jalan tol, pola serupa pun terjadi dalam ruas tol menuju Pelabuhan Merak.

Erick mengapresiasi seluruh tim yang bertugas menyukseskan arus mudik tahun ini. Ia mengatakan kedatangannya merupakan bentuk apresiasi kepada seluruh personel yang bertugas.

"Mohon maaf saya hadir bukan karena tidak percaya atau mau ngecek-ngecek, tapi ingin memberikan dukungan moral. Itu yang utama karena saya tahu apa pun yang kita lakukan tidak sempurna," jelas Erick.

Erick mengatakan, tantangan tak kalah besar akan datang pada arus balik. Hal ini tak lepas dari masa arus balik yang relatif lebih singkat ketimbang saat mudik. "Kuncinya sabar dan taat pada pengaturan lalu lintas," kata dia.

Erick berharap kolaborasi Jasa Marga, Jasa Raharja, dan TNI-Polri dapat memberikan pelayanan terbaik bagi pemudik di musim Lebaran kali ini. "Mengingat jumlah pemudik kali ini sangat tinggi setelah dua tahun kita tidak pulang kampung akibat pandemi."

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...

Berita Lainnya

Play Podcast X