Muslim Kanada Ikut Bantu Pengungsi Ukraina Saat Ramadhan

Rep: Alkhaledi Kurnialam/ Red: Ani Nursalikah

 Selasa 26 Apr 2022 23:49 WIB

Pekerja darurat membersihkan puing-puing setelah serangan udara menghantam toko ban di kota barat Lviv, Ukraina, Senin 18 April 2022. Muslim Kanada Ikut Bantu Pengungsi Ukraina Saat Ramadhan Foto: AP/Philip Crowther Pekerja darurat membersihkan puing-puing setelah serangan udara menghantam toko ban di kota barat Lviv, Ukraina, Senin 18 April 2022. Muslim Kanada Ikut Bantu Pengungsi Ukraina Saat Ramadhan

Tujuan tindakan ini adalah membantu agar tempat tinggal mereka nyaman.

REPUBLIKA.CO.ID, CALGARY -- Anggota jamaah Ahmadiyah Calgary, Kanada dilaporkan turut berpartisipasi membantu warga Ukraina yang mengungsi dari negaranya. Pengungsian besar-besaran karena invasi dan perang Rusia yang sedang berlangsung.

Dilansir dari Global News, Senin (25/4/2022), pada Senin sore, Asosiasi Wanita jamaah Ahmadiyah menurunkan sumbangan barang-barang rumah tangga di toko barang bekas Women In Need Society (WINS).

Baca Juga

“Hal-hal yang, Anda tahu, akan membantu mereka menyesuaikan diri dengan kehidupan normal baru yang akan mereka miliki,” kata Adila Munir, juru bicara Ahmadiyah.

Salah seorang anggotanya, Munir mengatakan tujuan tindakan ini adalah  membantu agar tempat tinggal mereka nyaman untuk tidur dan dapat menyediakan makanan yang hangat dan bergizi.

“Ibu-ibu ini, anak-anak ini yang akan datang dan mereka memiliki tujuan yang sama.  Pada akhirnya, kita semua ingin hidup di lingkungan yang damai dan memberikan sedikit kenyamanan dengan hal-hal ini. Saya tahu hal-hal bukanlah satu-satunya sumber kenyamanan tetapi jika mereka dapat memberikan sumber kenyamanan, mengapa tidak?" katanya.

April bertepatan dengan bulan Ramadhan. Bulan ini juga berarti momen untuk lebih banyak berderma.

“Dengan semangat itu, banyak anggota komunitas kami yang diminta untuk berdonasi;  untuk melihat ke dalam rumah mereka dan melihat apakah mereka memiliki barang-barang yang ingin mereka bantu untuk orang lain,” kata Munir.

"Dan mereka tidak diminta untuk pergi keluar dan membeli apa pun," tambahnya.

Bantuan ini bukan kelompok pengungsi pertama yang jamaah Ahmadiyah Calgary coba bantu.  Beberapa tahun terakhir telah terlihat kebutuhan dari orang-orang yang melarikan diri dari negara-negara seperti Suriah dan Afghanistan.

Tetapi pekerjaan amal mereka melampaui sekadar pengungsi yang masuk.

“Anggota komunitas kami sangat dermawan dan mereka memiliki semangat memberi yang sangat tinggi.  Amal adalah sesuatu yang sangat dihargai dan memberi kepada mereka yang kurang beruntung adalah sesuatu yang sangat kami yakini, "katanya.

Center for Newcomers menghubungkan orang-orang Ukraina yang baru saja tiba dengan WINS, yang akan menyebarkan barang-barang rumah tangga.

Dengan bulan Ramadhan yang sebentar lagi terlewat donasi masih diterima, melalui Center for Newcomers atau Masjid Baitun-Nur. Ini adalah cara untuk berbagi kekayaan relatif yang dinikmati di Calgary dengan mereka yang melarikan diri dari negara yang dilanda perang.

“Yang bisa kita lakukan dalam memiliki kemewahan yang kita miliki adalah memberi dan membantu serta mendukung mereka dalam menyesuaikan diri dengan kehidupan baru mereka,” kata Munir.

“Datang ke negara baru memiliki tantangannya sendiri.  Dan jika Anda dapat mendukung dengan memberikan beberapa item, mengapa tidak kan?" tambahnya.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...

Berita Lainnya

Play Podcast X