Tuesday, 15 Syawwal 1440 / 18 June 2019

Tuesday, 15 Syawwal 1440 / 18 June 2019

 

Di Masjid An-Nur Cileunyi Kulon, 1 Malam Khatam Alquran

Senin 13 May 2019 13:46 WIB

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Nashih Nashrullah

Umat muslim membaca Alquran atau tadarusan di sebuah masjid. (ilustrasi)

Umat muslim membaca Alquran atau tadarusan di sebuah masjid. (ilustrasi)

Foto: Antara/Jojon
Masjid An-Nur Cileunyi Kulon mengkhatamkan Alquran dalam satu malam.

REPUBLIKA.CO.ID, CILEUNYI- Selama bulan puasa Ramadhan, Masjid An-Nur, yang berada di Kompleks Villa Bandung Indah, Cileunyi Kulon, Kabupaten Bandung rutin melaksanakan tradisi khatam Alquran 30 juz saat salat tarawih. Kegiatan tersebut sudah berlangsung lima tahun terakhir bekerjasama dengan Pondok Pesantren Generasi Rabbani Qurani (GRQ).

Pada tahun pertama dan kedua dimulainya program tersebut, Ketua Dewan Kemakmuran Mesjid (DKM) Masjid An-Nur, Ustaz Jafar Sidiq mengatakan pihaknya menyelesaikan (khatam) 15 juz Alquran saat tarawih dan 30 juz saat qiyamul lail dan itikaf. Kemudian pernah tahun berikutnya 30 juz saat tarawih dan 30 juz saat qiyamul lail dan iktikaf.

Baca Juga

"Tahun kemarin masih tarawih 15 juz, qiyamul lail dan itikaf 30 juz. Satu tahun sebelumnya sempat tidak dilakukan. Sekarang punya ritmenya 15 juz di tarawih lalu qiyamul lail dan iktikaf 15 juz. Intinya tiap tahun kita khatam," ujarnya kepada Republika.co.id, Senin (13/5).

Tradisi khatam Alquran, menurutnya karena masjid An-nur tiap tahun menjadi tempat penghafal Alquran (tahfiz) pondok pesantren GRQ. Kemudian, pihaknya sering mengirimkan ustaz ke masjid lainnya di wilayah Bandung untuk memimpin imam tarawih, qiyamul lail, dan iktikaf Ramadhan.

Dia menyebutkan rata-rata usia imam tarawih di masjid An-Nur kisaran 15 tahun hingga 17 tahun. Sebanyak tiga orang ditempatkan di masjid untuk memimpin shalat selama Ramadhan. Saat ini, masyarakat sekitar dan yang berasal dari luar kompleks menikmati bacaan panjang saat tarawih.

"Hasil dari obrolan, warga dari kompleks tetangga datang tarawih karena nyaman diimami santri yang bacaannya bagus. Sehingga mereka walaupun jauh tetap mengejar," katanya.

Menurut Pembina GRQ ini, tujuan dari mengkhatamkan Alquran saat tarawih, qiyamul lail, dan iktikaf selama Ramadhan, ingin mensyiarkan Alquran lebih luas dan mendekatkan masyarakat dengan bacaan Alquran.

"Pada umumnya yang dibacakan itu-itu saja surahnya. Kita ingin mendengarkan utuh 30 juz minimal saat shalat selama Ramadhan," katanya.

Selain pada Ramadhan, pihaknya juga rutin melakukan khataman Alquran. Dimana, tiap salat magrib, isya dan subuh satu lembar halaman Alquran dibaca. Diharapkan dengan itu, orang semakin akrab dengan Alquran. 

Selain khataman Alquran, dia mengungkapkan pada Ramadhan menyelenggarakan tahfiz dari pukul 03.00 dini hari hingga pukul 22.00 Wib. Selain itu terdapat Pengajian Khoerunisa tiap Selasa dan kajian fiqih pada Sabtu ke empat tiap bulan.

 

  

 

  

 

 

 

 

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA